Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026, BMKG: Bakal Lebih Panjang!

Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026, BMKG: Bakal Lebih Panjang!

Nasional | sindonews | Rabu, 4 Maret 2026 - 11:52
share

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan musim kemarau pada 2026 diperkirakan akan terjadi mulai April mendatang. Musim kemarau di Indonesia ini diprediksi bakal lebih panjang.

“Awal musim kemarau bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim kemarau pada periode April, yaitu ada 114 zona musim atau 16,3 persen dari seluruh zona musim yang ada di Indonesia sejumlah 699," kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam jumpa pers secara daring, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: 30 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, tapi Curah Hujan Masih Tinggi

Faisal menerangkan, yang memasuki kemarau pada Mei ada 184 zona musim, atau 26,3 persen dari keseluruhan zona musim. Kemudian di bulan Juni 2026 sebanyak 163 zona musim atau 23,3 persen dari seluruh wilayah Indonesia.

“Nantinya akan diawali dari wilayah Nusa Tenggara, kemudian bergerak ke barat secara bertahap ke wilayah Indonesia lainnya,” ujarnya.

Data BMKG menjelaskan awal musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia akan datang lebih awal, yaitu di 325 zona musim atau 46,5 persen dari keseluruhan zona musim di Indonesia. Selama periode musim kemarau ini, curah hujan akan berada di kategori kering.

Baca juga: BMKG Pantau Pergerakan 3 Bibit Siklon Tropis yang Kepung Indonesia

"Akumulasi curah hujan pada periode musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia yaitu di 451 zona musim atau 64,5 persen dari seluruh zona musim diprediksi pada kategori bawah normal atau mudahnya lebih kering dari biasanya," ungkap Teuku.

Dia menyebutkan, puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus. BMKG mengingatkan musim kemarau di Indonesia tahun ini akan lebih panjang dari biasanya."Sebagian besar wilayah Indonesia atau di 400 zona musim atau 57,2 persen diprediksi mengalami musim kemarau yang lebih panjang dari normalnya. Jadi ini perlu dicatat bahwa musim kemarau yang akan kita hadapi di tahun 2026 akan lebih panjang dari normalnya," imbuhnya.

Oleh karena itu, ia berharap prediksi dari BMKG ini menjadi panduan bagi para pemangku kebijakan yang terdampak pada faktor iklim.

“Kami berharap informasi prediksi musim kemarau 2026 ini dapat menjadi panduan umum dalam penetapan perencanaan langkah mitigasi dan antisipasi serta kebijakan jangka panjang bagi berbagai sektro yang terdampak iklim," sebutnya.

Topik Menarik