Gelar Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Polri: Layani Masyarakat hingga Idulfitri

Gelar Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Polri: Layani Masyarakat hingga Idulfitri

Nasional | sindonews | Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:21
share

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan, Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan. Hal itu mencerminkan kehadiran negara dan Polri dalam melayani masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Suryonugroho mengatakan, Operasi Ketupat 2026 tak hanya mengamankan arus mudik dan balik, melainkan kehadiran negara untuk melayani masyarakat.

“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir," ujar Suryonugroho, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga: Mudik Lebaran, 3,6 Juta Kendaraan Diprediksi Melintasi Tol Jawa dan Sumatera

"Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan Suci Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan aman tertib dan kondisi dan aman di bidang kriminalitas dan lancar di bidang lalu lintas," tambahnya.Untuk itu, kata Suryonugroho, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menetapkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia." Hal ini ditujukan untuk menumbuhkan semangat utama seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lihat video: Persiapan Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak dan Stasiun Pasar Senen

"Ini tagline dari Bapak Kapolri, sehingga kehadiran Polri menyelesaikan persoalan selama operasi ketupat. Tentunya negara hadir untuk menjaga perjalanan pulang. Mudik adalah cerita keluarga. Tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan Tapi soal pulang dengan selamat," ucapnya.

Dalam memberikan keamanan dan kenyamanan perjalanan, Suryonugroho menekankan, lima kluster yang harus diamankan, di antaranya jalan tol, jalan nasional atau jalan kabupaten, pelabuhan penyeberangan, tempat-tempat ibadah, dan tempat wisata.

Hal ini telah menjadi atensi khusus yang dipersiapkan untuk kelancaran selama pelaksanaan Operasi Ketupat. Hal ini telah menjadi atensi khusus yang dipersiapkan untuk kelancaran selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

"Termasuk keramaian dari tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia kami identifikasi, kami amankan termasuk jalur-jalur jalur yang menuju ke tempat peserta, jalur alternatif. Demikian juga, bandara, terminal, termasuk stasiun juga kami amankan," tuturnya.

Suryonugroho menegaskan, Operasi Ketupat bukan hanya menjaga perjalanan ke kampung, tetapi memastikan masyarakat selamat pada for saat berangkat, selamat pada saat berkumpul keluarga, serta bahagia selamat pada saat kembali.

"Bagi kami sangat sederhana, bahwa Operasi Ketupat selamat perginya dan selamat kembalinya. Oleh sebab itu, kami mohon dengan semangat anggota di lapangan, mari kita jaga setiap perjalanan masyarakat," jelasnya.

Topik Menarik