Demo di Polda DIY Ricuh, Lemkapi: Tindakan Anarkis Rugikan Masyarakat
Aksi anarkis sekelompok pemuda di depan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikecam sejumlah kalangan. Pasalnya, tindakan tersebut dinilai merugikan masyarakat.
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mengatakan, tindakan itu dilakukan sekelompok orang tak dikenal.
"Kita mendukung kebebasan berpendapat tapi mengecam segala tindakan dan perbuatan yang anarkis karena pada akhirnya rakyat juga yang dirugikan,” katanya di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Demo di Polda DIY Ricuh, Mahasiswa Diminta Sampaikan Aspirasi secara Konstitusional
Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini melihat tindakan brutal yang terjadi di depan Polda Yogyakarta itu bukan sikap seorang mahasiswa. Karena mahasiswa itu dikenal kritis dan intelektual. "Kita mengajak masyarakat untuk tertib setiap kali menyampaikan pendapat dan menghindari demo anarkis. Karena itu pelanggaran hukum," Kata Edi Hasibuan yang pernah menjabat Sekretaris BEM ini.
Lihat video: DEMO RICUH DI JOGJA! Mahasiswa Kecam Kekerasan Oknum Polisi Hingga Bentrok
Seperti diketahui, sejumlah mahasiswa menggelar demo di depan Polda DIY pada Selasa, 24 Februari 2026. Aksi unjuk rasa tersebut merupakan wujud solidaritas terhadap korban kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian di berbagai daerah.Sekitar pukul 18.00 WIB, aksi unjuk rasa yang semula berjalan kondusif tiba-tiba berubah menjadi kericuhan. Massa merusak dan merobohkan pagar pembatas di sisi timur Mapolda DIY. Tidak hanya itu, mereka juga melakukan vandalisme.










