BUMA Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan Adaro hingga 2030

BUMA Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan Adaro hingga 2030

Ekonomi | sindonews | Selasa, 24 Februari 2026 - 13:18
share

PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID), resmi mengamankan kontrak jasa pertambangan jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk periode 2026 hingga 2030. Kerja sama strategis ini menjamin keberlanjutan operasional perusahaan di Tambang Tutupan Selatan yang berlokasi di Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan.

"Kami dengan bangga mengumumkan kontrak yang signifikan ini dengan Adaro Indonesia, salah satu mitra jangka panjang kami yang berharga. Kontrak ini mencerminkan konsistensi kinerja operasional BUMA, serta kapabilitas kami dalam mengelola operasi pertambangan yang kompleks secara teknis dengan standar keselamatan dan keandalan yang tinggi. Kontrak ini memperkuat visibilitas pendapatan kami sekaligus menegaskan posisi BUMA sebagai mitra jasa pertambangan tepercaya di Indonesia," ujar Direktur Utama PT Bukit Makmur Mandiri Utama, Ronald Sutardja dalam keterangan resmi, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga:BUMA Internasional Lanjutkan Pemulihan Kinerja di Kuartal III-2025

Melalui kontrak yang berlaku efektif mulai 1 April 2026 tersebut, BUMA diproyeksikan melakukan pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal) sebesar 239 juta bank cubic meter (bcm). Selain itu, perusahaan ditargetkan memproduksi sekitar 44 juta ton batu bara, dengan rata-rata volume tahunan masing-masing mencapai 50,5 juta bcm dan 9,3 juta ton.

Penandatanganan ini sekaligus mempererat kemitraan kedua perusahaan yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade. Bagi Grup BUMA, kesepakatan ini menjadi instrumen penting untuk memperkokoh basis pendapatan berdasarkan kontrak serta meningkatkan transparansi dan visibilitas kinerja keuangan perusahaan di masa depan.

Di sisi operasional, BUMA mengklaim keunggulan dalam menangani medan pertambangan yang menantang dengan standar teknis yang ketat. Capaian ini menjadi pembuktian bagi BUMA Internasional Grup dalam mempertahankan posisi sebagai pemain utama penyedia jasa pertambangan di pasar domestik Indonesia.

Baca Juga:BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak Tambang Blackwater hingga 2030

Sejalan dengan aktivitas produksi, perusahaan berkomitmen melanjutkan program tanggung jawab sosial di wilayah Tabalong melalui empat pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta sosial budaya. Beberapa program unggulan yang telah berjalan antara lain pelatihan komputer JIKAMAKA dan pengembangan industri kreatif melalui Youth Broadcasting Class.

Upaya pemberdayaan tersebut telah membuahkan berbagai apresiasi, termasuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Bupati Tabalong. BUMA dinilai berhasil mengintegrasikan dukungan terhadap UMKM dan pelestarian lingkungan melalui program Kampung Iklim di sekitar wilayah operasional tambang.

Ronald menekankan, kemitraan dengan Adaro Indonesia juga fokus pada penciptaan nilai bersama (creating shared value) bagi masyarakat sekitar. Perusahaan berkomitmen untuk terus berinvestasi pada kesejahteraan jangka panjang komunitas lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis berkelanjutan hingga akhir masa kontrak.

Topik Menarik