Hampir Perang, Pesawat Tempur AS dan China Saling Berhadapan di Dekat Korea Selatan

Hampir Perang, Pesawat Tempur AS dan China Saling Berhadapan di Dekat Korea Selatan

Global | sindonews | Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:28
share

Pesawat tempur Amerika Serikat (AS) dan China saling berhadapan tidak jauh dari pantai Korea Selatan pekan ini, menurut media lokal. Sekitar 10 pesawat tempur F-16 Angkatan Bersenjata AS di Korea (USFK) lepas landas dari Pangkalan Udara Osan di Pyeongtaek – sekitar 60 km selatan Seoul – dan terbang di atas perairan internasional di Laut Kuning, lapor Korea Herald, mengutip beberapa sumber.

Misi tersebut dilaporkan berlangsung di wilayah udara antara zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan dan China.

Saat F-16 mendekati pantai China, Beijing mengerahkan jet-jetnya sendiri ke daerah tersebut, kata artikel itu, tanpa menjelaskan berapa banyak pesawat yang terlibat.

Media tersebut mencatat "pertarungan udara singkat" terjadi, tetapi karena tidak ada pihak yang melanggar wilayah udara pihak lain, situasi tersebut tidak meningkat.

Surat kabar tersebut juga mencatat jumlah jet AS yang "tidak biasa" di udara, menambahkan hal itu dapat menunjukkan bahwa latihan tersebut "bertujuan memberi sinyal pencegahan terhadap China."Kantor berita Yonhap mengatakan Washington telah memberi tahu Seoul tentang misi yang direncanakan, tetapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Global Times Tiongkok mengakui insiden tersebut, mengatakan militer Beijing "mengorganisir pasukan laut dan udara untuk melakukan pemantauan terus-menerus... dan secara efektif menanggapi dan menangani situasi tersebut."

Pertemuan yang dilaporkan terjadi setelah AS merilis Strategi Pertahanan Nasional baru pada bulan Januari yang menyerukan Korea Selatan untuk mengambil "tanggung jawab utama" untuk mencegah Korea Utara, membebaskan pasukan AS untuk memfokuskan kembali pada penanggulangan China.

Pada tahun 2023, Pentagon merilis rekaman lebih dari 180 pencegatan pesawat AS oleh jet China di Laut China Timur dan Selatan sejak tahun 2021.

Pada tahun 2024, laporan media AS menunjukkan jumlah pertemuan telah menurun setelah hubungan Washington dengan Beijing membaik.Ketegangan antara kedua negara tetap berlanjut, terutama terkait pulau Taiwan yang berpemerintahan sendiri. Beijing memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk menguasainya.

China juga memprotes pengiriman senjata AS ke pulau tersebut dan mengecam kunjungan pejabat senior Amerika ke Taipei.

Baca juga: Awas! Kurma Israel Diduga Dijual di Pasar Dunia dengan Label Berbeda

Topik Menarik