Bangun Ekonomi Lokal, Asprindo Persiapkan Kampung Industri Kedua di Sukoharjo
Perkuat ekonomi lokal, Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) mempersiapkan kampung industri. Program tersebut rencananya dilaksanakan di Sukoharjo.
Ketua Umum Asprindo Jose Rizal menjelaskan, jika proyek pertama kampung industri adalah bidang perikanan, maka proyek kedua ini menyasar pada bidang pertanian.
"Baru kemarin, kami melakukan penandatanganan kerja sama dengan 4 desa di Sukoharjo yang akan menjadi embrio kampung industri bidang pertanian, masing-masing Desa Melur, Beluk, Kedungwaru, dan Banjarsari," katanya, Rabu (18/2/2026).
Baca juga: Memantapkan Program Kampung Industri, Kemendes PDT dan Asprindo Teken Kerja Sama
Jose menyebutkan, penandatanganan kerja sama, hadir pula Kepala Dinas Pengembangan Masyarakat Desa Kabupaten Sukoharjo, Sigit Nugroho yang mewakili Bupati Sukoharjo. "Kami akan mulai dari Desa Melur dimana Bumdesnya sudah mengembangkan beras organik, yaitu beras yang tidak mengandung residu bahan kimia selama proses penanamannya. Kami menyebutnya beras sehat," ujarnya.
Jose menyampaikan pengembangan sektor pertanian ini memiliki peran yang sangat besar. Tak hanya untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, tapi juga untuk memastikan kemandirian dan swasembada pangan.
Lihat video: Kejar Target Swasembada Pangan Setahun, Menteri Pertanian di Dunia Datangi Mentan Amran
"Indonesia ini memiliki sumber daya pangan, baik dari darat maupun laut yang berlimpah. Tapi, sayangnya hingga saat ini, Indonesia masih harus mengimpor beberapa produk pangan. Ini lah yang ingin diubah oleh Asprindo dalam proyeksi jangka panjang," ujarnya lagi.Jose menyatakan, Asprindo akan hadir di desa-desa binaan, mulai dari pendampingan yang akan mengupayakan hasil pertanian memiliki kualitas bagus dan kuantitas yang banyak, melakukan pendampingan manajemen, membuka akses pemodalan, hingga pemasaran produk.
"Yang Asprindo inginkan adalah produk pertanian itu berkualitas, terserap oleh pasar, mampu menjangkau pasar yang lebih luas, dan yang paling penting, mampu menggerakkan perkonomian lokal. Artinya, kesejahteraan petani itu bisa terwujud," kata Jose lebih lanjut.
Jose menambahkan Asprindo ke depannya akan mengembangkan kampung industri untuk sektor lainnya, seperti peternakan, kelautan, hingga ekonomi kreatif.
"Rencana jangka panjang Asprindo adalah membangun kampung industri di banyak wilayah Indonesia, yang berbasis pada potensi sumber daya masing-masing wilayah. Jadi setiap daerah nanti akan ada produk unggulannya. Jika membutuhkan produk dari wilayah lain, bisa dilakukan pertukaran produk atau transaksi ekonomi," ucapnya.










