Gandeng Ormas Islam, Menag Bakal Samakan Metode Penetapan Awal Ramadan

Gandeng Ormas Islam, Menag Bakal Samakan Metode Penetapan Awal Ramadan

Berita Utama | sindonews | Rabu, 18 Februari 2026 - 08:55
share

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengaku akan berupaya menyatukan metode penetapan jatuhnya 1 Ramadan. Kemenag akan menjadi fasilitator bagi seluruh ormas islam di Indonesia untuk duduk bersama membahasnya.

"Saya kira pertama kali selaku Menteri Agama, akan menjadi pendengar aktif dulu kepada seluruh ormas yang ada. Kita akan mendatangi, mendengarkan secara aktif, dan dengan demikian kita nanti juga akan punya konsep-konsep, dan kita juga akan mendengarkan para pakar dalam bidangnya masing-masing," kata Nasaruddin, konferensi pers sidang isbat di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Nasaruddin mengaku optimistis ke depan bisa menyatukan pandangan antarsemua pihak terkait penetapan 1 Ramadan atau awal ibadah puasa. Masing-masing metodologi diyakini bisa saling menyesuaikan.

Baca juga: Awal Puasa Ramadan Berpotensi Berbeda, Menag Harap Tak Ada Perdebatan di Masyarakat

Nasaruddin mengungkit, pada awal masa kemerdekaan seluruh pihak bisa kompak dalam penetapan 1 Ramadan. Sehingga, hal ini menjadi pijakan untuk mendudukkannya secara bersama.

Lihat video: Awal Ramadan, Ini Penjelasan Pakar BRIN dan Muhammadiyah

 

"Karena faktanya, sekian puluh tahun awal Indonesia merdeka itu selalu kompak. Kenapa belakangan ini ada perbedaan? Nah ini yang perlu kita carikan titik temunya. Dan insyaallah selaku Menteri Agama, saya akan sowan kepada tokoh-tokoh yang memiliki otoritas untuk membicarakan hal ini," ucapnya.

Topik Menarik