Bisa Bikin Sial, Ini Sederet Pantangan saat Tahun Baru Imlek!
Perayaan Tahun Baru Imlek tidak hanya identik dengan kumpul bersama keluarga atau menikmati makanan khas, ada juga beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan karena diyakini membawa pengaruh pada keberuntungan di tahun yang akan datang.
Menurut tradisi Tionghoa yang turun-temurun, apa yang dilakukan sejak awal tahun baru bisa mencerminkan nasib dan keberuntungan yang akan datang. Dalam budaya ini, orang Tionghoa percaya bahwa perilaku dan ucapan mereka selama hari pertama Imlek hingga hari ke-15 lunar, harus dijaga agar memberikan energi positif di tahun yang baru.
Berikut sederet kebiasaan yang dianggap tabu dan sebaiknya dihindari selama periode tahun baru Imlek:
Tidak Minum atau Menyeduh ObatPada hari pertama Tahun Baru Imlek, mengonsumsi obat atau menyeduh ramuan obat dianggap membawa kesialan berupa sakit yang berlanjut sepanjang tahun. Bahkan dalam beberapa daerah, obat tua atau wadah obat sengaja dipecahkan pada tengah malam sebagai simbol mengusir penyakit dari tubuh di tahun berikutnya.
Baca Juga : Jangan Pakai Merah di Tahun Kuda Api 2026, Ini Alasannya Menurut FengshuiJangan Membersihkan RumahMembersihkan rumah, menyapu, atau membuang sampah pada hari pertama Imlek diyakini sama dengan “menyapu” keberuntungan dan rezeki dari rumah. Karena itu, sebagian orang sengaja menyelesaikan bersih-bersih sebelum malam Tahun Baru agar tidak kehilangan hal baik.
Hindari Kata-Kata Tidak BeruntungSelama periode Imlek, diimbau menghindari pembicaraan tentang hal-hal negatif seperti kematian, sakit, atau kemiskinan karena diyakini ucapan itu bisa “menarik” energi buruk ke dalam tahun yang baru. Oleh karena itu, orang lebih memilih menggunakan istilah atau ungkapan yang lebih positif ketika berbicara.
Jangan Makan Bubur atau Daging untuk SarapanMenurut tradisi, bubur dianggap makanan orang miskin, sehingga dimakan pada hari pertama dianggap membuat tahun itu “miskin”. Sedangkan daging pada sarapan hari itu juga ditinggalkan sebagai bentuk rasa hormat kepada dewa-dewa, yang dipercaya keluar untuk berkunjung dan memberikan berkah pada malam Imlek.
Baca Juga : Kenapa Imlek Selalu Identik dengan Warna Merah dan Emas? Ternyata Ini Alasannya
Hindari Mencuci Rambut atau Potong RambutMencuci rambut atau memotong rambut pada hari pertama Imlek dipercaya dapat “mencuci” atau “memotong” keberuntungan. Kata “rambut” (fa) memiliki bunyi yang sama dalam bahasa Mandarin dengan kata dalam fa cai (makmur), sehingga menghindari aktivitas ini diyakini menjaga kekayaan tetap utuh. Jangan Cuci PakaianMirip dengan pantangan mencuci rambut, mencuci pakaian pada awal tahun baru Imlek juga dianggap “membuang keberuntungan”, karena air melambangkan aliran kekayaan yang keluar dari rumah.
Tidak Menjahit atau Menggunakan Alat TajamHal-hal yang tampak sepele seperti menjahit, menggunakan gunting, atau pisau pada hari pertama bisa dipandang buruk, karena alat tajam dikaitkan dengan konflik atau kerusakan dalam rumah tangga di tahun yang baru.
Angpao dengan Jumlah Uang GanjilKetika memberikan angpao, jumlah uang yang ganjil atau memiliki angka 4 biasanya dihindari, karena angka-angka tertentu di budaya Tionghoa terdengar mirip dengan kata yang berkaitan dengan kematian atau ketidakberuntungan.









