Pesta Seks di Kampung Atlet Olimpiade Musim Dingin Milan, 10 Ribu Kondom Ludes di Hari Valentine

Pesta Seks di Kampung Atlet Olimpiade Musim Dingin Milan, 10 Ribu Kondom Ludes di Hari Valentine

Olahraga | sindonews | Senin, 16 Februari 2026 - 11:06
share

Suasana hari Valentine di perkampungan atlet Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 diwarnai kabar tak biasa. Persediaan kondom gratis yang disediakan panitia sempat habis akibat tingginya permintaan selama pekan pertama ajang tersebut.

Komite penyelenggara Italia, Sabtu (14/2/2026), mengonfirmasi bahwa stok kondom di sejumlah Olympic Village sempat terkuras lebih cepat dari perkiraan. Tambahan persediaan dijadwalkan tiba dan akan didistribusikan ke seluruh perkampungan atlet hingga Senin.

“Persediaan kondom di Olympic Village sempat habis sementara karena permintaan yang lebih tinggi dari yang diantisipasi. Tambahan stok sedang dikirimkan dan akan segera didistribusikan,” demikian pernyataan resmi panitia.

View this post on Instagram

A post shared by SINDOnews (@sindonews)

Penyediaan kondom gratis bagi atlet memang sudah menjadi tradisi Olimpiade selama beberapa dekade. Pada Olimpiade Musim Panas Paris 2024, misalnya, panitia menyiapkan sekitar 300.000 kondom untuk lebih dari 10.500 atlet. Sementara di Milano Cortina, jumlah awal yang disediakan jauh lebih sedikit mengingat skala peserta yang lebih kecil.

Juru bicara Komite Olimpiade Internasional (IOC), Mark Adams, menyebut sekitar 10.000 kondom telah digunakan oleh 2.800 atlet yang menghuni perkampungan. “Itu menunjukkan Hari Valentine benar-benar terasa di village,” ujarnya.

Fenomena ini bukan hal baru. Atlet ski alpine asal Madagaskar, Mialitiana Clerc, mengatakan kondisi serupa juga terjadi saat ia tampil di Olimpiade Musim Dingin Beijing empat tahun lalu. Menurutnya, selain digunakan, banyak atlet yang membawa pulang kondom sebagai suvenir unik untuk teman.

Panitia memastikan tidak akan ada lagi kekurangan hingga upacara penutupan pada 22 Februari mendatang. Persediaan akan terus ditambah secara berkala demi menjamin ketersediaan bagi para atlet hingga akhir pesta olahraga musim dingin tersebut.

Topik Menarik