Lawan Ancam Rusia, Inggris Akan Kerahkan Kapal Induk dan Jet Tempur Siluman F-35 ke Atlantik Utara
Inggris akan mengerahkan kelompok serang kapal induknya ke Atlantik Utara tahun ini dalam unjuk kekuatan yang dahsyat melawan ancaman Rusia di Arktik. Rencana ini diumumukan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dalam Konferensi Keamanan Munich pada hari Sabtu.
“Saya dapat mengumumkan hari ini bahwa Inggris akan mengerahkan kelompok serang kapal induk kami ke Atlantik Utara dan Kutub Utara tahun ini, dipimpin oleh HMS Prince of Wales, beroperasi bersama Amerika Serikat, Kanada, dan sekutu NATO lainnya dalam unjuk kekuatan yang dahsyat dari komitmen kami terhadap keamanan Euro-Atlantik,” kata Starmer, yang dilansir AFP, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: Inggris Akan Kirim 1.000 Rudal ke Ukraina untuk Melawan Rusia
Kelompok tersebut akan mencakup kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris, jet tempur siluman F-35, dan helikopter dalam apa yang disebut "Operasi Firecrest", menurut Kementerian Pertahanan Inggris dalam sebuah pernyataan.
"Ini akan menjadi unjuk kekuatan yang dahsyat untuk mencegah agresi Rusia dan melindungi infrastruktur bawah laut yang vital," lanjut pernyataan tersebut.
Kapal Induk HMS Prince of Wales adalah kapal perang terbesar Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan pesawat AS juga diharapkan beroperasi dari deknya.Operasi ini, kata kementerian itu, akan melibatkan ribuan personel dari ketiga angkatan bersenjata.“Pengerahan ini akan mencakup aktivitas di bawah misi Arctic Sentry NATO, yang diluncurkan minggu ini, memperkuat keamanan aliansi di wilayah di mana pencairan es laut membuka rute baru dan meningkatkan ancaman dari aktivitas negara yang bermusuhan,” kata kementerian tersebut.
Prancis juga telah mengumumkan bahwa mereka akan mengerahkan kelompok kapal induknya di wilayah tersebut pada tahun ini.
Starmer mengatakan kepada konferensi di Munich bahwa Inggris harus siap berperang. "Para pemimpin tidak boleh ragu-ragu karena Rusia telah membuktikan nafsu agresinya," katanya.
“Jalan di depan lurus dan jelas. Kita harus membangun kekuatan militer kita, karena itulah mata uang zaman ini,” ujarnya.“Kita harus mampu mencegah agresi, dan, ya, jika perlu, kita harus siap berperang," imbuh dia.
Jeffrey Epstein Diminta Awasi dengan Cermat Arab Saudi saat Pembersihan Elite di Ritz Carlton
Kementerian Pertahanan mengatakan pengerahan tersebut akan memperkuat daya pencegahan NATO di saat ancaman Rusia meningkat di kawasan tersebut.
"Selama dua tahun terakhir, telah terjadi peningkatan 30 persen kapal Angkatan Laut Rusia yang mengancam perairan Inggris," lanjut kementerian itu.
Presiden AS Donald Trump juga telah membuat negara-negara Eropa gelisah dengan mengatakan Greenland, wilayah otonom Denmark di Arktik, harus berada di bawah kendali AS.
Namun, Trump mengatakan bulan lalu bahwa dia telah tercapai kesepahaman dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte yang akan memberi Amerika Serikat pengaruh yang lebih besar di wilayah yang kaya mineral dan strategis tersebut.










