Penderita GERD Ingin Puasa? Ini 5 Tips Sahur agar Asam Lambung Tidak Naik

Penderita GERD Ingin Puasa? Ini 5 Tips Sahur agar Asam Lambung Tidak Naik

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 15 Februari 2026 - 07:00
share

Menjalani puasa bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) sering kali menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Rasa perih di ulu hati, mual, dada terasa panas (heartburn), hingga tenggorokan terasa asam bisa muncul jika salah memilih menu sahur.

Perubahan pola makan dan jeda waktu yang panjang tanpa asupan juga dapat memicu produksi asam lambung menjadi tidak stabil.

Baca juga: Terry Putri Ungkap Beratnya Puasa di Amerika Serikat: Sulit Cari Halal hingga Tarawih Antar Kota

Namun, bukan berarti penderita GERD tidak bisa menjalani puasa dengan nyaman. Kunci utamanya terletak pada pemilihan makanan yang tepat, pengaturan porsi, serta kebiasaan setelah makan sahur.

Dengan strategi yang benar, risiko asam lambung naik bisa diminimalkan sehingga tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.Baca juga: Hari Pertama Puasa 2026 Siswa Masuk Sekolah? Ini Jadwal Pembelajaran Resmi Pemerintah

Berikut lima tips sahur yang bisa membantu penderita GERD menjalani puasa lebih tenang dan aman.

5 Tips Sahur agar Asam Lambung Tidak Naik

1. Pilih Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks lebih lambat dicerna sehingga membantu menjaga energi lebih stabil dan mengurangi risiko asam lambung naik.

Contohnya oatmeal, nasi merah, roti gandum utuh dan kenfsng rebus. Hindari makanan yang terlalu berminyak atau digoreng karena dapat memperlambat pengosongan lambung dan memicu refluks.

2. Konsumsi Protein Rendah Lemak

Protein tetap penting saat sahur, tetapi pilih yang rendah lemak agar tidak memicu iritasi lambung. Pilihan yang lebih aman ada dada ayam tanpa kulit, ikan kukus atau panggang, tahu dan tempe telur rebus. Batasi makanan bersantan kental atau daging berlemak karena dapat memperburuk gejala GERD.

3. Hindari Makanan dan Minuman Pemicu Asam Lambung

Beberapa jenis makanan dapat melemahkan katup lambung sehingga asam mudah naik. Sebaiknya hindari makanan pedas, cokelat dan minuman bersoda. Jika ingin minum teh, pilih teh herbal tanpa kafein seperti chamomile.

4. Makan Secukupnya dan Jangan Terlalu Kenyang

Makan dalam porsi besar saat sahur bisa memberi tekanan lebih pada lambung dan meningkatkan risiko refluks.

Tipsnya makan dengan porsi sedang, kunyah makanan perlahan. Perut yang terlalu penuh membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

5. Beri Jeda Sebelum Tidur Kembali

Setelah sahur, jangan langsung berbaring. Beri jeda sekitar 30–60 menit sebelum tidur lagi. Posisi berbaring setelah makan dapat memicu naiknya asam lambung.

Jika ingin beristirahat, usahakan posisi kepala lebih tinggi dari perut dengan menggunakan bantal tambahan.

Topik Menarik