Inilah Jenderal TNI yang Berpeluang Jadi Komandan Pasukan di Gaza

Inilah Jenderal TNI yang Berpeluang Jadi Komandan Pasukan di Gaza

Nasional | sindonews | Kamis, 12 Februari 2026 - 08:02
share

Mayjen TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw berpeluang menjadi komandan pasukan di Gaza, Palestina. Sebagaimana dilaporkan KAN News, Indonesia akan menjadi negara pertama yang mengirim tentara ke Jalur Gaza sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF).

ISF akan menangani aspek-aspek pemeliharaan perdamaian di Gaza selama Fase II gencatan senjata yang dirancang Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Profil Mayjen Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, Jenderal Kopassus Pernah Jadi Dansatgas Zeni TNI Konga

Menurut KAN News, Senin (9/2/2026), pasukan Indonesia kemungkinan tiba di Jalur Gaza dalam beberapa minggu, tak lama setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Washington untuk melaksanakan KTT Perdamaian untuk Kemakmuran bersama Presiden AS Donald Trump, 19 Februari 2026.

Kembali lagi ke sosok Mayjen Arnold Aristoteles. Jenderal Kopassus kelahiran Ambon, Maluku lulusan Akmil 1991 ini merupakan teman satu angkatan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Saat ini, Arnold menjabat Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).Sebelum menduduki jabatan tersebut, Jenderal TNI bintang 2 itu menjabat Gubernur Akmil sejak 6 Desember 2024 hingga 31 Juli 2025. Dia juga pernah menjadi Dansatgas Zeni TNI Konga XX-G/Monuc pada 2009-2010.

Kemudian, jabatan penting lainnya yakni Dan Unit 3/2 Yon Grup 1 Kopassus, Pasi 4/Log Yon-12 Grup 1 Kopassus, Kasi 4/Log Grup 1 Kopassus, dan Kazi Grup 1 Kopassus. Selanjutnya, dia dipercaya menduduki posisi sebagai Ps Pabandya Logwil Slogdam.

Lama bertugas di Korps Baret Merah, Arnold Aristoteles dimutasi menjadi Danyonzipur 3/Yudha Wyogrha pada 2007–2010. Tak lama kemudian, Arnold mengemban amanah memimpin teritorial dengan menjabat Dandim 0609/Kabupaten Bandung pada 2010.

Karier Arnold makin cemerlang dengan diangkat sebagai Pabandya 2/Anev Spaban V/Dalprog Srenad, kemudian Kainfolahtadam XVII/Cenderawasih pada 2013–2014, selanjutnya Aslog Kasdam XVII/Cenderawasih pada 2014–2016.

Setelah bertugas selama dua tahun, dia diangkat menjadi Staf Ahli Pangdam XVI/Pattimura Bid. Manajemen Sishanneg pada 2016–2017, kemudian Kasrem 121/Alambhana Wanawai, Danrem 133/Nani Wartabone selama dua tahun pada 2018–2020, dan Danrem 151/Binaiya pada 2020–2022.

Setelah memimpin teritorial di wilayah timur Indonesia, dia diangkat menjadi Ir Divif 3/Kostrad periode 2022-2024. Kemudian, dia mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Akmil pada 1 April 2024 hingga 6 Desember 2024.

Topik Menarik