MMSGI Dorong Pengembangan Generasi Muda lewat Volunteering Karyawan

MMSGI Dorong Pengembangan Generasi Muda lewat Volunteering Karyawan

Ekonomi | sindonews | Selasa, 10 Februari 2026 - 18:20
share

MMSGI menutup rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 dengan menyerahkan hasil program kepada Yayasan Syarif Hidayatullah di Cilincing, Jakarta Utara. Inisiatif ini menegaskan upaya perusahaan mendorong pengembangan generasi muda melalui kegiatan volunteering karyawan yang berdampak pada pendidikan dan ekonomi lokal.

"Bigger Dream tidak hanya menghadirkan perbaikan fasilitas, tetapi membuka ruang interaksi pembelajaran antara karyawan dan murid. Melalui kegiatan volunteering, kami ingin berbagi pengalaman, membangun kepercayaan diri anak-anak, serta membantu mereka berani menetapkan mimpi yang besar sejak dini," ujar CEO MMSGI Sendy Greti dalam keterangan tertulis, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga:MMSGI Dorong Ekonomi Lokal Lewat Program Pemberdayaan Masyarakat

Program CSR Bigger Dream digelar sejak 2025 hingga awal 2026 melalui tiga fase. Fase pertama berfokus pada renovasi dan pembersihan fasilitas sekolah dengan dukungan MMS Land untuk menciptakan ruang belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa dan tenaga pengajar.

Fase kedua menitikberatkan pada kegiatan volunteering karyawan MMSGI, antara lain sesi storytelling bagi murid SD, kelas vision board untuk murid SMP, hingga pengenalan dasar perencanaan usaha bagi murid SMK. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat keterampilan non-akademik sekaligus menumbuhkan minat kewirausahaan sejak dini.

Fase ketiga menjadi tahap aktualisasi, di mana murid mempresentasikan vision board, menampilkan karya seni, serta mengikuti bazar hasil karya dan rancangan usaha sederhana. Tahap ini melatih kemampuan komunikasi, keberanian tampil, dan kepercayaan diri murid dalam menyampaikan gagasan serta rencana usaha. Ketua Yayasan Life After Mine Foundation (LINE), Muhammad Bihar, menilai pendekatan berbasis volunteering memperkuat dampak program secara berkelanjutan.

"Keterlibatan langsung relawan menjadi pembeda utama program ini. Murid tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan pendampingan dan inspirasi yang membentuk cara berpikir dan motivasi mereka," ungkapnya.

Baca Juga:Terapkan Prinsip Keberlanjutan, MHU Kembali Raih Proper Hijau

Program ini melibatkan 185 karyawan MMSGI sebagai donatur dan relawan dengan kontribusi sukarela Rp256,3 juta dari total donasi sekitar Rp1 miliar. Dana tersebut digunakan untuk renovasi 10 fasilitas sekolah, distribusi 232 tas dan alat tulis, serta memberikan manfaat langsung kepada 232 penerima yang terdiri atas 207 murid dan 25 tenaga pengajar.

Ke depan, MMSGI bersama Yayasan LINE berencana memperluas program dengan pendekatan volunteering berbasis keahlian untuk mendukung pengembangan kapasitas generasi muda dan penguatan ekonomi lokal melalui pendidikan berkelanjutan.

Topik Menarik