Dukung Pembangunan Gedung MUI di HI, Pramono: Kita Laksanakan Sesuai Aturan Cagar Budaya

Dukung Pembangunan Gedung MUI di HI, Pramono: Kita Laksanakan Sesuai Aturan Cagar Budaya

Nasional | sindonews | Senin, 9 Februari 2026 - 12:15
share

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan membangun Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta. Rencana gedung MUI itu akan menggunakan bekas kantor Kedutaan Besar Inggris

"Ya, yang pertama, apa pun pasti Pemerintah DKI Jakarta menindaklanjuti arahan Presiden kalau memang Presiden ingin membangun di gedung apa yang dulu dipakai oleh Kedutaan Besar Inggris," ucap Pramono, Senin (9/2/2026).

Pramono menjelaskan Gedung Kedutaan Besar Inggris saat ini telah ditetapkan sebagai heritage Provinsi atau cagar budaya yang dimiliki DKI Jakarta. Maka dengan demikian, pembangunan gedung baru akan mentaati prinsip dan ketentuan cagar budaya yang berlaku.

Baca juga: Presiden Sediakan Lahan Seluas 4 Ribu Meter di Bundaran HI untuk Gedung MUI

"Di tempat itu telah ditetapkan menjadi heritage provinsi. Maka dengan demikian, kalau harus ada pembangunan gedung, tentunya peraturannya yang harus kita jalankan, tetapi tidak melanggar prinsip dan arahan yang dilakukan oleh Bapak Presiden untuk membangun gedung itu," ucapnya.Pramono menegaskan pembangunan gedung akan dikerjakan sepenuhnya oleh pemerintah pusat. Pemprov DKI hanya membantu admistrasi pembangunan bangunan tersebut.

"Untuk urusan pembangunan tentunya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, tetapi persyaratan lapangannya Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support untuk itu," ucap dia.

Lihat video: Hadiri Pengukuhan MUI, Presiden Prabowo Hadiahi Lahan 4 Hektar di Kawasan HI

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan rencana penyediaan lahan di kawasan Bundaran HI Jakarta, untuk pembangunan gedung bagi MUI serta berbagai lembaga umat Islam. Pemerintah telah menyiapkan lahan kurang lebih seluas 4.000 meter persegi.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam taklimatnya pada acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa serta Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026.

“Hari ini saya bisa sampaikan bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam, seperti Badan Zakat Nasional dan lembaga-lembaga lain, termasuk ormas-ormas Islam yang membutuhkan ruangan,” ujar Presiden.

Presiden menyampaikan pembangunan gedung tersebut akan dirancang sesuai dengan kebutuhan, dengan ketinggian yang direncanakan mencapai sekitar 40 lantai, sebagaimana aspirasi yang disampaikan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama, Nasaruddin Umar, beberapa waktu lalu.

Topik Menarik