Isak Tangis Pecah saat Pemakaman Sheyna, Bocah 6 Tahun yang Meninggal karena Tabrakan di Singapura
Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah Sheyna Lashira Smaradiani, bocah berusia enam tahun yang meninggal akibat tertabrak mobil di Singapura tiba di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Minggu (7/2/2026) siang.
Jenazah Sheyna tiba di pemakaman sekitar pukul 11.20 WIB. Puluhan keluarga dan kerabat dekat tampak mengiringi jenazah Sheyna menuju peristirahatan terakhirnya sambil membawa foto Sheyna sebagai kenangan terakhir mereka. Tangis keluarga pun pecah saat jenazah Sheyna akan dikeluarkan dari kurung batang dan dimakamkan.
Apalagi ayah korban, Ashar Ardianto yang masih tidak menyangka akan kehilangan putrinya tak kuasa membendung kesedihannya. Ia terlihat menangis histeris saat jenazah anaknya mulai diturunkan ke liang lahat dimulai.
Baca Juga : Suasana Duka Iringi Pemakaman Sheyna, Bocah 6 Tahun Korban Tabrakan di Singapura
Teman serta keluarga Ashar juga turut memberikan dukungan moral agar dia tetap kuat dengan menepuk pundak Ashar dan mengucapkan belasungkawa atas kepergian putri tercintanya. Prosesi pemakaman berjalan khidmat dengan iringan doa dari para pelayat dan keluarga, Isak tangis tak henti-hentinya terdengar selama proses pemakaman. Usai dimakamkan, Ayah korban, keluarga serta kerabat dan pelayat lainnya melantunkan doa agar Sheyna tenang di alam sana.
Pemakaman pun diakhiri dengan tabur bunga di pemakaman Sheyna. Suasana tabur bunga pun tidak luput dari rasa kesedihan keluarga terutama Ashar sebagai ayah Sheyna. Hal itu terlihat dari Ashar yang menaburkan bunga cukup lama di makam Sheyna sambil memandangi nisan anak tercinta.
Baca Juga : Liburan Berakhir Duka, Bocah 6 Tahun Diduga Turis Indonesia Meninggal Akibat Tabrakan di Chinatown Singapura
Kepergiannya Sheyna yang begitu mendadak menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga di Indonesia. Kini, Sheyna telah beristirahat dengan tenang.
Sheyna sendiri diketahui meninggal dunia setelah dirinya dibawa ke rumah sakit usai tertabrak mobil di kawasan Chinatown Singapura pada Jumat (6/2/2026) kemarin.Mengutip dari The Strait Times, kecelakaan itu melibatkan sebuah mobil dan dua pejalan kaki yang diantaranya adalah Sheyna Lashira Smaradiani (enam tahun) dan ibunya yang berusia 31 tahun di sepanjang South Bridge Road sekitar pukul 11.50 pagi. Keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit, namun nyawa Sheyna tidak terselamatkan saat sampai di rumah sakit.
Menurut surat kabar berbahasa Mandarin Lianhe Zaobao, pasangan ibu dan anak perempuan itu adalah wisatawan dari Indonesia. Ditambahkan bahwa insiden tersebut terjadi di tempat parkir di sebelah Kuil Relik Gigi Buddha.
Foto-foto kecelakaan tersebut diunggah di halaman Facebook SG Road Vigilante, dengan keterangan yang menyatakan bahwa kejadian itu terjadi ketika pengemudi sedang berbelok keluar dari tempat parkir. Dalam salah satu foto, terlihat seorang pria menggendong seorang gadis kecil di pinggir jalan.
Saat ini, pelaku yang merupakan seorang wanita berusia 38 tahun telah diamankan oleh polisi dalam pembaharuannya Minggu, 8 Februari 2026.
Polisi mengatakan wanita itu ditangkap pada 6 Februari karena mengemudi tanpa memperhatikan keselamatan hingga menyebabkan kematian. Mereka menambahkan bahwa penyelidikan masih berlangsung.









