Talenta Muda Didorong Kembangkan UMKM Berbasis Budaya

Talenta Muda Didorong Kembangkan UMKM Berbasis Budaya

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:15
share

UIC College melalui program tahunan UIC Creative Showcase 2026 berkolaborasi dengan Dekranasda Provinsi Lampung dan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mentransformasi warisan budaya lokal menjadi nilai tambah ekonomi bagi pelaku UMKM. Program bertajuk “Advancing Lampung’s Heritage and Its Living Treasure” ini menampilkan inovasi lintas disiplin mulai dari desain busana, instalasi visual, hingga platform digital untuk memperluas akses pasar produk kriya.

“UIC Creative Showcase dibangun di atas model kolaborasi yang saling menguatkan. Kolaborasi ini memastikan proses kreatif mahasiswa UIC College tidak berhenti di konsep, tetapi diwujudkan dalam solusi nyata untuk UMKM dan pelestarian budaya Lampung. Dari eksplorasi lapangan hingga showcase karya, pendidikan yang ‘hidup’ ini membekali mereka strategi bisnis, branding, dan kampanye yang aplikatif, sekaligus menciptakan dampak nyata dan keberlanjutan bagi talenta dan budaya lokal,” ujar CEO USG Education, Adhirama G. Tusin dalam pernyataannya, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga:Sinergi BRI dan Ma.ja Watch: Membawa Kerajinan Tangan Indonesia ke Panggung Dunia

Direktur Kriya pada Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf/Barekraf, Neli Yana, menegaskan bahwa warisan budaya adalah modal strategis ekonomi kreatif yang harus terus dihidupkan. Melalui kolaborasi ini, generasi muda didorong untuk mengolah kekayaan daerah menjadi produk dan model bisnis yang relevan dengan pasar global tanpa kehilangan identitas aslinya.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menilai pelibatan talenta muda merupakan kunci agar kriya Lampung tidak hanya menjadi simbol masa lalu. Sinergi ini membuka ruang bagi UMKM Lampung untuk naik kelas melalui penguatan desain, narasi produk, hingga akses promosi yang lebih luas bagi masyarakat luas.

Sebelum mencapai puncak acara, para siswa telah menjalani fase riset lapangan dalam program Study Week ke Lampung pada November 2025. Di sana, mahasiswa berinteraksi langsung dengan pengrajin lokal untuk memahami akar budaya dan tantangan nyata yang dihadapi ekosistem kriya di wilayah tersebut.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi Produk Turunan Kelapa Sawit dari UMKM

Karya yang ditampilkan dalam pameran ini sangat beragam, mulai dari eksplorasi alat musik tradisional yang diolah menjadi gagasan sound of healing hingga pengembangan sistem teknologi pemasaran. Pendekatan ini merupakan bagian dari kurikulum project-based learning yang diterapkan UIC College untuk membekali siswa dengan kemampuan membaca konteks industri.

COO USG Education, Ariyani Mawardi, menambahkan bahwa kekuatan program ini terletak pada proses belajar di lapangan yang mempertemukan teori akademik dengan realitas UMKM. Hal ini memungkinkan generasi muda memahami bagaimana nilai-nilai tradisional Lampung dapat tetap hidup dan kompetitif di era modern.

Topik Menarik