Tagih Utang, Pasutri di Bengkulu Malah Dibacok Parang

Tagih Utang, Pasutri di Bengkulu Malah Dibacok Parang

Infografis | sindonews | Rabu, 28 Februari 2024 - 15:07
share

Pasangan suami istri (pasutri) Bakri (35) dan Rusmiyati (35) yang tinggal di Desa Durian Mas, Kecamatan Kota Padang, Rejang Lebong, Bengkulu luka parah dibacok saat menagih utang.

Pasutri itu dibacok dengan parang saat ingin menagih utang di kediaman terduga pelaku, berinisial AB (50), warga Kelurahan Bedeng SS, Kecamatan Kota Padang, Rejang Lebong.

Baca juga: Tulungagung Gempar! Pasutri di Ngantru Ditemukan Tewas Dibunuh

Akibatnya, pasutri tersebut mengalami luka bacok di bagian punggung belakang sebelah kiri, kepala dan lengan tangan sebelah kiri, kepala belakang bagian kiri, dada depan sebelah kiri dan lengan tangan sebelah kiri.

Saat kejadian korban pasutri sempat mendapatkan pertolongan dari warga setempat dan dibawa ke Puskesmas Kota Padang guna mendapatkan pertolongan pertama.

Sementara terduga pelaku melarikan diri dan meninggalkan tempat kejadian perkara dengan membawa sebilah parang untuk membacok korban. Saat ini kedua korban telah dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Lubuk Linggau.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, Polda Bengkulu, AKP Sinar Simanjuntak mengatakan, dugaan tindak pidana penganiayaan ini bermula ketika pasutri pergi ke rumah terduga pelaku untuk menagih utang.

Baca juga: Tragis! Pasutri di Musi Rawas Tewas Bersimbah Darah Dibunuh Anak Kandung

Lalu terjadi cek cok mulut. Lantaran tersinggung omongan korban, terduga pelaku mengambil sebilah parang dan membacok korban Rusmiyati, di bagian punggung belakang, kepala, dan lengan tangan sebelah kiri.

Melihat istrinya terjatuh, terang Simanjuntak, suami korban, Hasan Bakri berusaha menolong dengan cara merebut sebelah parang dari tangan terduga pelaku. Namun parang tersebut tidak dapat direbut.

"Akibatnya suami korban juga mendaptkan bacokan dari terduga pelaku yang mengenai bagian kepala belakang bagian kiri, dada depan dan lengan tangan sebelah kiri," ujarnya, Rabu (28/2/2024).

Kedua korban berlari keluar dari rumah terduga pelaku dan sempat dikejar pelaku. Beruntung kedua korban ditolong warga setempat dan dilarikan ke Puskesmas Kota Padang guna pertolongan pertama.

"Terduga pelaku melarikan diri dan meninggalkan tempat kejadian perkara dengan membawa sebilah parang yang digunakan untuk membacok pelaku. Kedua korban saat ini dirawat disalah satu rumah sakit di Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan," kata Simanjuntak.

Topik Menarik