Gunung Ile Lewotolok Siaga, Warga Jontona Lembata Diminta Mengungsi

Gunung Ile Lewotolok Siaga, Warga Jontona Lembata Diminta Mengungsi

Infografis | sindonews | Selasa, 27 Februari 2024 - 17:40
share

Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) naik status menjadi siaga pada Selasa (27/2/2024). Naiknya status gunung tersebut menjadi siaga jarak aman warga menjadi radius 4 kilometer dari lereng gunung.

Alhasil, warga yang berdekatan dengan jarak radius berbahaya tersebut yakni warga Desa Jontona diminta untuk segera diungsikan oleh pemerintah ketempat aman dari jangkauan bahaya luncuran lava pijar maupun guguran awan panas bila terjadi erupsi mendadak.

“Saya minta pemerintah daerah dan aparat segera mengevakuasi warga yang bermukim di Desa Jontana, bahaya jarak luncur erupsi berupa guguran lava maupun awan panas,” ujar Petugas Pos Pemantau Gunung Ili Lewotolok Jefri Pugel, Selasa (27/2/2024).

Baca Juga: Gunung Ile Lewotolok Naik Siaga, Warga Lembata Diminta Jauhi Radius 4 Km

Gunung Api Ili Lewotolok naik status dari waspada menjadi siaga. Peningkatan aktivitas gunung dalam seminggu terakhir sangat menghawatirkan. Warga dua desa di kaki gunung diharapkan segera diungsikan, terutama warga di Desa Jontona.

Oleh karena itu, Jefri Pugel meminta warga yang berada di kaki Gunung Ili Lewotolok segera diungsikan dan tidak melakukan aktivitas di radius dua kilometer dari kaki gunung.

Kekinian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana merekomendasikan kepada pemerintahLembata maupun Pemprov NTT untuk segera evakuasi warga yang berada di kaki gunung.

BPBD bersama Tim SAR untuk segera berkoordinasi agar menemukanlokasi aman bagi warga Jontona mengungsi dari bahaya erupsi Gunung Ile Lewotolok.

Selain untuk mengevakuasi warga, PVMBG meminta warga Lembata untuk tetap waspada dari bahaya erupsi dadakan. Dilarang untuk melakukan aktivitas radius 2 km dari kaki gunung agar menghindari potensi bahaya akibat erupsi Gunung Ili Lewotolok.

Topik Menarik