Film Harusnya Horror Hanya Dapat Rating 5/10, Begini Komentar Reza Arap

Film Harusnya Horror Hanya Dapat Rating 5/10, Begini Komentar Reza Arap

Seleb | okezone | Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:02
share

JAKARTA - Film debut penyutradaraan Reza Arap, Harusnya Horror, mendapat review rating 5/10 oleh akun Instagram pundit film. Namun yang mengejutkan adalah Reza Arap justru menanggapi positif kritik terhadap filmnya tersebut.

Ia justru menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik atas film tersebut. Dalam ulasannya, Punditfilm menilai premis Harusnya Horror sebenarnya menarik, yakni tentang sejumlah kreator konten yang mengalami masalah keuangan dan bekerja sama dengan hantu yang kurang percaya diri untuk membuat konten viral dengan misi menakuti 100 ribu orang.

Namun, eksekusi komedi dinilai belum maksimal. Sejumlah punchline disebut kerap meleset, sementara gaya humor yang sangat dekat dengan konten Reza Arap dianggap lebih mudah diterima oleh penonton yang sudah akrab dengan dirinya.

Punditfilm juga menilai film tersebut belum cukup kuat berdiri sebagai sebuah karya film dan terasa seperti konten yang diperpanjang menjadi film. Meski begitu, ulasan tersebut tetap mengakui adanya upaya menghadirkan sisi drama personal dari karakter-karakternya.

Tak mempermasalahkan kritik tersebut, Reza Arap justru memberikan respons positif di kolom komentar.

“Terima kasih reviewnya, kak! Semoga bisa jadi ilmu yang bisa saya pakai kedepannya,” tulis Arap.

Arap kemudian mengungkap bahwa dirinya memang merasa memiliki beban ketika dipercaya menjadi sutradara karena sangat menghormati industri perfilman. Ia pun mengaku justru membutuhkan kritik untuk bahan pembelajaran, bukan hanya sekadar dukungan.

“Saya bener-bener menghormati industri film. Makanya sebenarnya merasa sangat beban pas ditunjuk jadi sutradara. Kayak, gue siapa gitu,” lanjutnya.

“Tapi beneran makasih reviewnya. Yang kayak gini-gini yang gue butuhin, bukan sekadar support,” tambahnya.

Sikap Arap tersebut kemudian mendapat apresiasi dari netizen. Ia dinilai cukup rendah hati karena mau menerima kritik terhadap karya pertamanya sebagai sutradara.

Bagi Arap, kritik tersebut tampaknya menjadi bagian penting dari proses belajar setelah memberanikan diri berpindah dari posisi yang selama ini lebih dikenal di depan layar ke belakang layar sebagai sutradara.
 

Topik Menarik