Fangfang Trauma usai Diduga Diintimidasi Keluarga Vicky Prasetyo

Fangfang Trauma usai Diduga Diintimidasi Keluarga Vicky Prasetyo

Seleb | sindonews | Jum'at, 7 Agustus 2026 - 11:27
share

Fangfang, wanita yang mengaku sebagai istri siri dari presenter kondang Vicky Prasetyo, akhirnya buka suara terkait tekanan mental yang dialaminya. Didampingi tim kuasa hukumnya, Fangfang mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan dugaan penghinaan dan intimidasi yang diduga dilakukan oleh adik-adik Vicky Prasetyo berinisial NG dan BP pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Fangfang membeberkan bahwa rentetan pesan singkat (DM) dan unggahan di media sosial dari keluarga sang suami sirinya itu telah meninggalkan trauma mendalam.Ia mengaku kini sering merasa was-was dan ketakutan setiap kali harus beraktivitas di luar rumah karena merasa sedang diawasi.

"Jujur aja ke mana-mana jadi takut, jadi kayak overthinking sendiri gitu. Karena memang efeknya dari intimidasi tersebut memang sangat efek sekali. Ini kadang tuh saya misalkan pergi gitu kayak merasa overthinking ada yang ngikutin, ada yang begini ada yang begini," ujar Fangfang saat ditemui di Polda Metro Jaya, baru-baru ini.

Baca Juga : Fangfang Laporkan Dua Adik Vicky Prasetyo ke Polisi atas Dugaan Penghinaan

Penderitaan Fangfang disebut semakin berat lantaran intimidasi itu pertama kali muncul saat dirinya tengah hamil tua.Kuasa hukum Fangfang, Emmanuel Alvino, mengungkapkan bahwa kliennya sempat mendapatkan serangan verbal yang sangat merendahkan ketika usia kandungan kliennya memasuki sembilan bulan dan sudah mengalami pembukaan pertama."Siapa yang tidak trauma? Hamil 9 bulan bukaan satu tidak dibiayai, plus dikata-katakan 'manusia murah', 'miskin', 'pengangguran' ya. Tapi dari pihak suaminya juga di depan media kayak seolah-olah tidak ada apa-apa. Jadi dibiarkan juga oleh suaminya," tegas Emmanuel Alvino.

Kondisi psikis Fangfang yang belum stabil membuatnya enggan untuk ditinggal sendirian, bahkan saat berada di dalam hotel sekalipun. Emmanuel menyebut kliennya benar-benar merasa keselamatannya terancam akibat dugaan teror yang terus berlanjut hingga proses persalinan selesai.

Baca Juga : Ini Alasan Vicky Prasetyo Belum Temui Fangfang usai Melahirkan

"Sampai saat ini klien saya trauma. Ini kondisinya, saya tinggal di hotel dia tidak mau sendirian. Kami berdua, saya dan istri harus menginap di sebelah (kamar). Takut diintimidasi sama keluarga-keluarganya. Nggak main-main," tambah sang pengacara.

Ketakutan Fangfang semakin memuncak setelah beredar informasi bahwa kediaman Vicky Prasetyo kini dijaga oleh oknum organisasi kemasyarakatan (ormas). Meski informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi, kabar itu sudah cukup untuk membuat Fangfang semakin merasa tertekan dan berniat untuk mencari bantuan profesional ke psikolog di kemudian hari."Kalau ke depannya kalau memang masih seperti ini saya berencana memang seperti itu (ke psikolog). Karena memang efeknya dari intimidasi tersebut memang sangat efek sekali. Jadi kemarin memang belum karena memang saya fokus dulu pemulihan habis melahirkan," tutur Fangfang.

Melalui langkah hukum ini, Fangfang berharap bisa mendapatkan keadilan dan memberikan pelajaran bagi semua pihak agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Ia menegaskan bahwa tindakannya melaporkan adik-adik Vicky Prasetyo sebagai bentuk perlawanan terhadap penindasan sesama perempuan.

"Ini juga pelajaran buat saya supaya kita juga lebih bijaksana untuk menggunakan sosial media dan berkata-kata. Jangan sampai apa yang kita katakan dan kita ucapkan itu menyinggung, merendahkan sesama kita apalagi sama-sama kita juga perempuan ya," pungkasnya.

Topik Menarik