Masih Syok, Bebi Romeo Merasa Gagal Jadi Ayah Usai Putranya Nyaris Tenggelam
JAKARTA - Musisi Bebi Romeo masih syok setelah putra bungsunya, Muhammad Bambang Arr Ray Bach, nyaris tenggelam saat mereka sedang berlibur di Bali. Meski sang putra berhasil selamat, kejadian ini menyisakan luka batin yang mendalam baginya sebagai seorang ayah.
Istri Bebi, Meisya Siregar mengungkapkan bahwa sang suami hingga kini masih terus menyalahkan diri sendiri. Bebi merasa lalai karena tidak berada di samping putranya saat ombak menyeret bocah berusia sepuluh tahun tersebut.
"Bebi kayak mau menangis gitu, 'Enggak usah (posting), ntar dulu ya, aku masih belum kuat. Aku masih ngerasa jadi apa ya, bapak yang gagal lah, bodoh' gitu. Dia nyalahin diri sendiri lah," ujar Meisya Siregar saat ditemui awak media di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Rasa bersalah itu membuat Bebi tidak ingin jauh dari Bambang setelah kejadian tersebut. Bahkan, ia menolak untuk tidur terpisah dari putranya karena masih dibayangi rasa takut kehilangan yang hebat.
5 Klarifikasi Sarwendah terkait Konflik dengan Ruben Onsu: Isu Boikot hingga Kepemilikan Rumah
"Malam itu setelah kejadian, Bebi papanya nggak mau pisah sama Bambang. Bolak-balik papanya cuma ngomong, 'Bang, maafin Papa ya, harusnya Papa yang ada di situ, harusnya Papa yang narik Bambang, bukan orang lain'," tutur Meisya.
Hingga saat ini, Meisya menyebut Bebi bahkan belum berani melihat unggahan media sosial. Bebi masih menenangkan diri untuk bisa memaafkan dirinya sendiri atas kelalaian tersebut.
Sebagai istri, Meisya berusaha memberikan ruang bagi Bebi untuk pulih. Ia tidak ingin memaksakan suaminya agar terlihat tegar.
"Aku memberikan ruang buat Bebi untuk bisa memaafkan dirinya, dan pelan-pelan aku selalu bilang sama dia, 'Semua ini udah qadarullah, udah jalan dari Allah yang memang harus kita terima'," pungkasnya.






