NewJeans Kembali Dituding Plagiat, Lagu ETA Digugat di AS
JAKARTA - Lagu ETA milik NewJeans digugat atas dugaan pelanggaran hak cipta di Amerika Serikat. Gugatan itu menuding lagu ETA memiliki kemiripan dengan sebuah lagu dance yang dirilis dua dekade lalu.
Dikutip dari Kbizoom, perusahaan pemegang hak cipta All Surface Publishing mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik California terhadap ADOR, HYBE, produser 250, penulis lirik Beenzino dan Vana, dan Apple. Di mana mereka menggunakan lagu tersebut dalam kampanye iklannya.
Penggugat mengklaim bahwa “ETA” memplagiat beberapa elemen musik dari lagu berjudul Samir’s Theme yang dirilis pada 2005 oleh DJ Debonair Samir. Mereka menyoroti kemiripan pada melodi horn yang sinkopasi, pola ritme not ke-16, hingga pola bass drum yang digunakan dalam lagu tersebut.
Dalam gugatan itu, All Surface Publishing meminta kompensasi berupa keuntungan yang diperoleh dari lagu ETA. Selain itu, mereka juga meminta ganti rugi berdasarkan ketentuan hukum hak cipta di Amerika Serikat.
Menanggapi gugatan tersebut, ADOR menyatakan tengah meninjau dokumen internal perusahaan. Agensi menjelaskan bahwa lagu itu didapat melalui Vana, yang dipilih oleh mantan CEO ADOR, Min Hee-jin.
Mereka juga kabarnya sedang memeriksa apakah telah dilakukan peninjauan terkait potensi kemiripan lagu pada saat proses produksi berlangsung. Sebagai informasi, ini bukan kali pertama NewJeans dituding melakukan plagiat.
Sebelumnya, lagu Bubble Gum sempat dituduh menjiplak karya grup musik Inggris Shakatak. Selain itu, lagu How Sweet juga pernah digugat hak cipta di Amerika Serikat.
Meski demikian, hingga saat ini gugatan terkait ETA masih berada dalam tahap awal dan belum ada putusan pengadilan yang menyatakan telah terjadi pelanggaran hak cipta.









