Soundrenaline 2026 Bakal Datangkan Lebih Banyak Musisi Internasional ke Jakarta

Soundrenaline 2026 Bakal Datangkan Lebih Banyak Musisi Internasional ke Jakarta

Seleb | okezone | Rabu, 17 Juni 2026 - 19:49
share

JAKARTA – Soundrenaline kembali hadir pada 2026 dengan pendekatan yang semakin matang. Lebih dari sekadar menghadirkan deretan nama di atas panggung, Soundrenaline menempatkan pengalaman menonton musik sebagai inti dari festival ini. 

Tahun ini, Soundrenaline yang diinisiasi oleh RESONINE sebagai promotor, akan digelar di lima kota. Kota pertama dimulai dari Jakarta pada 18–19 Juli, kemudian berlanjut ke Makassar pada 29 Agustus, Palembang pada 19 September, Yogyakarta pada 31 Oktober, dan ditutup di Bandung pada 21 November 2026. Sepanjang rangkaian tersebut, Soundrenaline akan melibatkan lebih dari 60 penampil dan menargetkan kehadiran lebih dari 30.000 penonton secara keseluruhan di lima kota. 

Mengusung konsep Sana-Sini, Soundrenaline 2026 dirancang sebagai festival multi-venue, di mana pengalaman tidak terpusat pada satu lokasi saja. Audiens diajak untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain dalam satu kawasan, menjelajahi berbagai panggung dan suasana, serta merasakan festival sebagai rangkaian pengalaman yang saling terhubung. Pendekatan ini memberi kebebasan bagi penonton untuk menjalani festival dengan ritme dan sudut pandang mereka sendiri.

“Konsep Sana‑Sini tetap menjadi fondasi Soundrenaline tahun ini. Bedanya, di 2026 kami mengembangkannya agar terasa lebih nyaman dan seamless, dengan venue yang lebih berdekatan dan terpusat di satu kawasan. Kami ingin penonton bisa menikmati festival sebagai perjalanan yang mengalir, tanpa harus terburu‑buru, dan benar‑benar fokus pada pengalaman musiknya,” ungkap Putri Limbak Cahaya, perwakilan Resonine.

Soundrenaline dirancang bukan hanya berdasarkan siapa yang tampil, tetapi bagaimana musik itu disajikan dan dirasakan. Di Soundrenaline, audiens dapat menyaksikan para musisi membawakan set lagu yang berbeda dari yang biasanya mereka tampilkan di acara lain. Melalui special arrangements, eksplorasi format panggung, kolaborasi, hingga lagu-lagu yang jarang dimainkan, setiap penampilan dikurasi untuk memberikan pengalaman yang lebih lebih kaya tanpa menghilangkan esensi karya yang dicintai penggemarnya. 

Rangkaian Soundrenaline Sana-Sini 2026 akan menghadirkan spektrum musisi lintas generasi yang mencerminkan dinamika skena musik Indonesia saat ini. Sejumlah nama yang telah dipastikan tampil di berbagai kota antara lain Efek Rumah Kaca, The SIGIT, Kelompok Penerbang Roket, Elephant Kind, The Adams, Naykilla, Seringai hingga kolaborasi Beijing Connection dan Murphy Radio.

Di Jakarta, Soundrenaline akan menghadirkan sejumlah musisi internasional, di antaranya DIIV, Last Dinosaurs, Tahiti 80 dan The Beths. Kehadiran mereka akan disajikan melalui format pertunjukan yang disesuaikan dengan karakter stage dan kota, sehingga setiap penampilan hadir dengan konteks dan nuansa yang berbeda, serta menawarkan pengalaman yang tidak selalu bisa ditemukan di panggung lain. 

“Untuk Jakarta, Soundrenaline tahun ini juga akan menghadirkan lebih banyak musisi internasional dibandingkan tahun lalu. Nama‑nama tersebut akan kami umumkan secara bertahap, dan kami berharap kehadiran mereka bisa memperkaya pengalaman Soundrenaline, tanpa kehilangan kedekatannya dengan skena musik lokal,” jelas Putri.

Soundrenaline juga terus memberi ruang bagi emerging musicians untuk berkembang berdampingan dengan nama-nama yang telah mapan. Pendekatan ini menjadi bagian dari cara Soundrenaline mendukung perkembangan industri musik Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi audiens di tiap kota untuk melakukan eksplorasi terhadap suara-suara baru.

“Di Soundrenaline 2026, kami mengombinasikan lebih banyak nama besar dengan ruang yang tetap terbuka bagi emerging musicians. Harapannya, mereka tidak hanya mendapat panggung, tetapi juga kesempatan untuk tumbuh termasuk melalui kolaborasi dengan musisi besar yang lebih dulu dikenal sehingga penonton bisa menikmati spektrum musik yang lebih kaya,” tambah Putri.

Selain itu, ada The Lab yang merupakan platform pre-event di Jakarta yang dirancang sebagai ruang untuk membangun koneksi dan membuka peluang baru dalam ekosistem musik—menghadirkan vibes intimate untuk networking, diskusi terbuka, dan potensi kolaborasi antar pelaku industri.
 

Topik Menarik