Britney Spears Didakwa Mabuk Sambil Berkendara, Jalani Rehabilitasi Usai Penangkapan di California

Britney Spears Didakwa Mabuk Sambil Berkendara, Jalani Rehabilitasi Usai Penangkapan di California

Seleb | okezone | Jum'at, 1 Mei 2026 - 22:02
share

JAKARTA - Penyanyi pop dunia Britney Spears resmi menghadapi tuntutan pidana ringan terkait kasus dugaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan di California, Amerika Serikat. Jaksa Ventura County mengajukan satu dakwaan misdemeanor atau pelanggaran ringan setelah Britney ditangkap pada Maret 2026 lalu. 

Kasus ini bermula ketika aparat California Highway Patrol menerima laporan mengenai sebuah mobil BMW hitam yang melaju kencang dan dikemudikan secara ugal-ugalan di jalur US 101, California Selatan. Petugas kemudian menghentikan kendaraan tersebut dan mendapati Britney menunjukkan tanda-tanda gangguan saat mengemudi. 

Menurut pihak kejaksaan, Britney didakwa atas dugaan mengemudi di bawah pengaruh kombinasi alkohol dan setidaknya satu jenis obat. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada 4 Mei mendatang, namun pelantun lagu Toxic itu tidak diwajibkan hadir langsung karena status kasusnya tergolong pelanggaran ringan.

Perwakilan Britney sebelumnya menyebut insiden tersebut sebagai tindakan yang “sepenuhnya tidak bisa dimaafkan.” Dalam pernyataan kepada media, pihaknya mengatakan Britney berkomitmen mengikuti proses hukum dan mengambil langkah untuk memperbaiki kondisinya. 

Tak lama setelah penangkapannya, Britney dilaporkan secara sukarela masuk ke fasilitas rehabilitasi pada April 2026. Langkah itu disebut sebagai upaya untuk mendapatkan bantuan terkait penyalahgunaan zat sekaligus memulihkan kondisi mental dan fisiknya. 

Belakangan, sejumlah media Amerika melaporkan kondisi Britney mulai membaik usai menjalani rehabilitasi. Sumber terdekat menyebut penyanyi berusia 44 tahun tersebut kini lebih fokus menjaga kesehatan dan melanjutkan konseling secara berkala.

Di tengah kasus hukumnya, nama Britney Spears memang kembali menjadi sorotan publik dalam beberapa tahun terakhir. Setelah bebas dari konservatori ketat yang berlangsung selama 13 tahun pada 2021, Britney sempat merilis memoar best seller The Woman in Me pada 2023. Ia juga dikabarkan menjual katalog musiknyakepada perusahaan investasi musik pada 2025 dengan nilai fantastis mencapai sekitar 200 juta dolar AS.

Topik Menarik