Curhat Kartika Putri Usai Pakai Cadar: Mengaku Dijauhi Teman hingga Disebut Ekstrem
JAKARTA - Publik saat ini tengah dikejutkan dengan Kartika Putri yang kembali muncul dengan memakai niqab atau cadar yang menutupi seluruh wajahnya setelah satu tahun menghilang dari hadapan publik baik media sosial atau layar kaca televisi.
Namun, kembalinya Kartika ke hadapan publik dengan penampilan barunya ternyata memiliki tantangan yang cukup berat. Dalam Podcast Hikmah Ramadhan yang diunggah di channel YouTube Kartika Putri Official, ia menceritakan bahwa baya teman-temannya yang akhirnya takut untuk berinteraksi dengannya.
"Jujur, teman aja kayak misalnya dulu waktu sebelum berniqab kita bikin kajian di rumah itu rame banget yang berani hadir, yang berani main sama kita. Nah, setelah kita hijrah berniqab banyak banget teman-teman yang takut main," ungkap Kartika dalam podcast tersebut, dikutip Sabtu (21/2/2026).
Tak hanya itu, berbagai stigma negatif terhadap dirinya usai memakai niqab atau cadar. Berbagai tudingan bermunculan dari mulai tudingan menjadi “ekstrem” sampai paksaan sang suami. Hal itu dikarenakan banyak yang menganggap perubahannya terlalu drastis hingga.
"Katanya 'ih si Kartika sekarang ekstrem banget ya'. Terus 'wah kajiannya jangan-jangan kajian yang kayak langsung dituntut shalehah'. Banyak judge mental lagi yang bikin kita kayak 'ini pasti dipaksa Habib Usman, jangan-jangan udah pernah di brain wash'," ucap dia.
Namun, berbagai stigma itulah yang justru membuat Kartika kuat dan yakin untuk memakai niqab dan bahkan ia memilih menghilang selama setahun. Sebab, Kartika membutuhkan waktu untuk memperkuat batin dan menikmati proses perubahannya tanpa gangguan dari luar.
Selain itu, ia juga merasa dengan dirinya memakai niqab saat ini merupakan hadiah dari Allah memberikan atas kesabarannya selama satu tahun. Salah satunya adalah pengalaman spiritual yang luar biasa saat berada di Tanah Suci dimana dirinya bisa mencium Hajar Aswad secara langsung tanpa harus megantri.
"Hadiah pertama kali berniqab itu bisa mencium Hajar Aswad tanpa ngantri, tanpa desak-desakan, bahkan dikawal sama askar. Hadiah dari suami. Masyaallah. Alhamdulillah, hadiah dari Allah lewat suami makanya indah banget," kata Kartika.
Terlepas dari semua itu, ia menyebut bahwa kekuatan dirinya dalam menghadapi tantangan saat berniqab seperti sekarang ini juga berkat dukungan suami. Ia merasa proses hijrah ini menjadi semakin sempurna karena sang suami menjadi perantara kebahagiaan yang ia rasakan.
"Ingat ya, tidak gampang tapi Allah juga berikan hadiah yang tidak biasa," pungkas dia.







