Komika Marshel Dicibir Imbas Konten Pengungsi Rohingya

Komika Marshel Dicibir Imbas Konten Pengungsi Rohingya

Seleb | okezone | Jum'at, 8 Desember 2023 - 14:50
share

JAKARTA - Komika Marshel Widianto lagi-lagi jadi sorotan. Kali ini selebritas kelahiran 30 Mei 1996 itu mengunggah sebuah konten video provokatif di akun TikTok miliknya merespons kondisi pengungsi Rohingnya yang saat ini bermukim di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Berdasarkan pantauan Okezone, Jumat (8/12/2023) ini, dalam unggahan video pendek itu Marshel terkesan menunjukkan kebingungannya akan pengungsi Rohingya. Belakangan ini pengungsi Rohingya memang tengah jadi pembicaraan karena banyak melakukan tindakan yang kurang berkenan buat masyarakat sekitar yang menerima mereka sebagai pengungsi.

Kegundahan Marshel itu kemudian dituangkan melalui video pendek di TikTok. Dia kemudian menyertakan tangkapan layar dari status TikTok yang diklaim milik UNHCR Indonesia. Dalam tangkapan layar itu tertulis informasi dari UNHCR Indonesia yaitu "semoga rakyat Rohingya bisa diterima masyarakat Indonesia, dan pemerintah bisa berikan dia rumah, makan, dan tempang tinggal, dan buat KTP Indonesia."

Dari situlah kemudian Marshel langsung mengungkapkan kegundahannya. "Menjajah jalur kekuasan" yang diberi tanda X dan "Menjajah jalur kasihan" yang diberi tanda cek.

Tidak hanya itu, Mashell juga menyertakan caption dalam unggahan video pendek di akun TikTok miliknya itu. "Jangan langsung minta pulau dong, kartu perdana dulu deh," tulisnya dalam konten yang diunggah pada Kamis (7/12/2023) lalu.

Unggahan itu justru langsung membuat masyarakat dunia maya geram. Unggahan itu langsung dirujak ramai-ramai oleh warganet.

Bukan hanya karena respons dari Marshel yang dianggap tidak elok tapi juga karena minimnya upaya verifikasi yang dilakukan Marshel dalam memanfaatkan sosial media.

Pasalnya akun TikTok UNHCR yang dijadikan dasar oleh Marshel untuk merespons isu Rohingya justru adalah akun parodi. Bahkan bisa dibilang akun palsu.

UN Indonesia bahkan langsung merespons kesalahan tersebut. Pasalnya bukan hanya Marshel saja yang terjebak dengan akun palsu UNHCR Indonesia yang ada di TikTok. Beberapa pengguna TikTok lainnya juga memanfaatkan unggahan-unggahan provokatif dari akun palsu UNHCR Indonesia itu untuk dijadikan konten.

"Mohon bijak dalam memproses informasi di internet karena komentar itu bukan dari akun UNHCR resmi. Ikuti perkembangan informasi terbaru dari akun resmi @UNHCRIndo yang berupaya menemukan solusi terbaik untuk semua bersama pemerintah Republik Indonesia," tulis UN INdonesia.

Sayangnya walau sudah dipastikan hoaks, Marshel hingga berita ini diturunkan masih belum mencopot konten tersebut dari akun TikTok miliknya. Alhasil banyak pengguna TikTok yang masih banyak terjebak informasi hoaks itu.

Kondisi yang berbeda justru terjadi di X dimana Marshel justru dikritik habis-habisan.

"Udah dicancel TV, masa mau dicancel netizen nih," tulis pemilik akun X @boughil.

"Ini isu sensitif bro, lu harusnya bisa lihat mana yang hoaks dan mana yang bukan. Jelas-jelas itu akun bodong yang gak bisa dipertanggungjawabkan pernyataannya. Lu bikin video gitu rasanya malah memprovokasi suatu hal yang malah menimbulkan konflik besar," sitat pemilik akun X @levensverhaal.

"Ternyata screenshot komen dari akun gak jelas yang dijadiin justifikasi buat nyerang," keluh pemilik akun X @hypergengsi.