Sebut Gerombolan, Efendi Simbolon Dikeroyok Satuan TNI?
Video mencatut Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan PDI Perjuangan (PDIP) beredar di media sosila. Video tersebut diunggah sebuah kanal YouTube pada 13 September 2022.
Video itu dilengkapi sampul dan judul yang menarasikan, satuan TNI mengeroyok Politisi PDIP Efendi Simbolon lantaran sebut TNI gerombolan.
Berikut narasi dalam sampul dan judul video terkait.
"TNI KEPUNG KADER PEDE.IPEH !! SEBUT TNI GEROMBOLAN EFENDI SIMBOLON DICABIK DI TEMPAT
NEWS HARI INI ~ MAMPUS !! SEBUT TNI GEROMBOLAN, KADER PDI DIKEROYOK KESATUAN TNI | POLITIK TERBARU"
Kemudian video diperdengarkan untuk cek fakta, tidak ada informasi terkait satuan TNI mengeroyok Efendi Simbolon usai sebut TNI gerombolan.
Video tersebut membahas viralnya video Kopral Dua (Kopda) Arif yang menuntut Efendi Simbolon untuk meminta maaf atas pernyataannya yang menyebut TNI gerombolan melebihi organisasi masyarakat (ormas).
Pernyataan itu disampaikan Efendi dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPR bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Pernyataan itu mengacu pada temuan Komisi I terkait tidak harmonisnya hubungan Jenderal Andika dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.
Narasi yang disampaikan sesuai dengan artikel Suara.com berjudul "Panas Prajurit TNI Disebut Gerombolan Melebihi Ormas, Kopda Arif Ke Effendi Simbolon: Saya Cari Kamu Jika Tak Minta Maaf", tayang pada 13 September 2022.
Berdasarkan hasil penelusuran, video dengan narasi satuan TNI mengeroyok Efendi Simbolon adalah tidak benar. Faktanya, tidak ada informasi resmi yang mendukung klaim tersebut.






