Loading...
Loading…
5 Tips Konsisten Mengerjakan Amalan usai Ramadhan, Taddaburi Ayat Alquran

5 Tips Konsisten Mengerjakan Amalan usai Ramadhan, Taddaburi Ayat Alquran

Seleb | celebrities.id | Sabtu, 23 April 2022 - 13:38

JAKARTA, celebrities.id - Ramadhan 2022 segera berakhir. Umat Muslim pun berusaha mempersiapkan diri meningkatkan ibadah agar bertemu dan merasakan malam Lailatul Qadar di 10 terakhir Ramadhan.

Sebagai umat Muslim, seharusnya ada rasa kesedihan ketika mengetahui akan segera ditinggal oleh bulan Ramadhan, mengingat Ramadhan menjadi ajang bagi Muslim untuk berlomba-lomba meraih pahala dan rahmat dari Allah SWT.

Bulan Ramadhan berakhir bukan berarti segala amal ibadah yang dilakukan saat bulan Ramadhan, tidak lagi dikerjakan pada bulan-bulan biasanya. Sebagai umat Muslim, dianjurkan tetap harus mengerjakan amal ibadah dan soleh.

Begitupun dengan Ustadz Febri Sugianto yang memberikan beberapa tips untuk menjaga konsisten iman mengerjakan amalan ibadah meski Ramadhan telah usai, saat diwawancara di studio Morning Update iNews, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2022). 1. Anggap bahwa Ramadhan Ini adalah Ramadhan yang Terakhir

Tanamkan dalam pikiran bahwa Ramadhan yang dijalani pada kali ini merupakan bulan Ramadhan terakhir selama hidup, sehingga tidak ada Ramadhan-Ramadhan lainnya. Menurut Ustadz Febri Sugianto, dengan menanamkan pikiran seperti ini menjadikan ibadah yang dilakukan menjadi maksimal, maka ini akan membawa cerminan untuk bulan-bulan berikutnya.

Baca Juga :
7 Potret dan kabar terbaru Hilyah Qonita juara Hafiz Indonesia

Suksesnya orang dalam bulan Ramadhan yang dilihat adalah setelahnya, ketika bulan ramadhan sudah berakhir, ujar Ustadz Febri Sugianto. 2. Tanamkan Rasa Khauf dan Raja

Khauf dan Raja atau ketakutan dan kekhawatiran bahwa ibadah yang dikerjakan tidak akan diterima oleh Allah SWT. Maka rasa khauf dan raja yang muncul memberi dampak positif agar terus beribadah di bulan-bulan lainnya karena ingin memperbaiki ibadah yang belum sempurna.

Kita seolah-olah berpikir, Wah ini bisa jadi ibadah saya belum maksimal, makanya saya harus mengisi lagi (ibadah) menjadi lebih baik lagi, lebih baik lagi kedepannya, ucap Ustadz Febri Sugianto. 3. Istiqomah Menjalankan Ibadah, walau Sedikit

Agar tetap terjaga lagi salat malamnya, pada bulan Ramadhan bisa melakukan salat malam sekaligus bangun untuk sahur, setelah Ramadhan usai salat malam dapat dilakukan walau sedikit rakaatnya hanya dua hingga tiga rakaat, sudah mencukupi jika dilakukan secara terus menerus.

Pernah sahabat bertanya kepada Rasulullah, Amalan apa yang lebih disukai oleh Allah?, Maka Rasulullah pun menjawab, Amalan yang sedikit tapi rutin, yakni artinya istiqomah, tutur Ustadz Febri. 4. Memperbanyak Istighfar

Baca Juga :
Manfaat membaca Alquran saat Ramadhan, beri berkah dunia dan akhirat

Sebelum berakhirnya bulan Ramadan, dapat dilakukan amalan memperbanyak istighfar terutama di 10 malam terakhir bulan Ramadhan, agar ketika Ramadhan berakhir tidak sia-sia begitu saja. Minta ampun kepada Allah supaya menjadi amalan rutin saat di luar bulan ramadhan.

Apalagi, Ustadz Febri mengatakan ketika malam hari beristighfar, Rasulullah SAW mengatakan hingga 100 kali, ada yang mengatakan 70 kali, ada yang mengatakan 100 kali. Nabi sempat menyebutkan, bayangkan perbuatan yang kalian lakukan dari pagi sampai malam, hanya meminta ampun kepada Allah.

Seandainya melakukannya setiap hari, masya Allah pasti ada kekuatan luar biasa yang terjadi walau dilakukan di luar bulan Ramadhan. 5. Mentaddaburi Ayat Alquran

Saat sedang membaca Alquran, luangkan beberapa menit untuk taddabur ayat atau merenungkan terjemahan dari ayat yang dibaca. Seperti contoh, ketika Allah mengatakan di dalam Alquran, Ya Ayyuhannas, atau Wahai manusia, seolah-olah Allah memanggil diri kita, umat-Nya. Ketika terdapat ayat tentang neraka seolah-olah diri ini nantinya yang akan menjadi umat yang diazab oleh Allah.

Nah, jadi ketika perasaan itu sudah kita munculkan, InsyaAllah bulan-bulan lain yang akan kita hadapin suasananya seperti Ramadhan terus menerus, tutup Ustadz Febri.

Original Source

Topik Menarik