Separuh Merek di GIIAS Makassar 2026 Datang dari China
Tujuh dari 14 merek mobil penumpang di GIIAS Makassar 2026 berasal dari China. Pameran itu digelar pada 28 Oktober–1 November di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center, saat pasar Sulawesi Selatan turun satu peringkat nasional.
Dari China hadir BAIC, BYD, Chery, Geely, Jetour, Omoda Jaecoo, dan Wuling.
Lima merek Jepang, yakni Honda, Mazda, Mitsubishi Motors, Suzuki, dan Toyota, berhadapan dengan KIA dari Korea Selatan dan VinFast dari Vietnam.
Geely, KIA, Mazda, VinFast, dan Wuling baru pertama kali ikut atau kembali bergabung. Ada pula 20 merek industri pendukung.
Komposisi itu mengikuti arah pasar nasional. Hingga September 2026, BYD menjual 43.727 unit dengan pangsa 6,4 persen, peringkat kelima, sedangkan Toyota memimpin dengan 197.809 unit.Penjualan wholesales nasional Januari–September mencapai 679.020 unit, naik 21 persen. Gaikindo memperkirakan tahun ini berakhir di sekitar 850.000 unit.
Sulawesi Selatan berada di posisi ketujuh hingga Juli 2026 dengan 20.061 unit, sekitar 4 persen pasar nasional.
Pada periode sama 2025, provinsi ini peringkat keenam dengan pangsa 4,1 persen. Pangsanya nyaris tetap, tetapi ada provinsi lain yang menyalip.
”Sulawesi Selatan merupakan salah satu pilar utama dalam industri otomotif nasional,” kata Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara. Ia menyebut Makassar gerbang ekonomi utama Indonesia timur.
Daya beli tampak ada. Ekonomi Kota Makassar tumbuh 6,61 persen secara tahunan pada triwulan I-2026.Namun, sejumlah merek masih punya ruang. Kontribusi Mazda di Makassar hingga Juli di bawah 5 persen dari total penjualannya di Indonesia.
”Makassar memiliki ruang yang masih sangat terbuka untuk berkembang,” kata COO PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio.
Merek China juga sudah menyiapkan pijakan. BYD membuka diler BYD Haka Karebosi di Makassar sejak September 2024.
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika pernah menyebut pasokan listrik di Sulawesi, terutama Sulawesi Selatan, surplus, yang menurutnya membantu mengatasi kekhawatiran soal pengisian daya.
Tantangan lain adalah massa pengunjung. GIIAS Makassar 2025 dikunjungi lebih dari 18.000 orang, paling sedikit dibanding Surabaya (31.870), Semarang (28.308), dan Bandung (24.988).Tahun ini harga tiket dibuat ringan. Presale 14–16 Oktober lewat aplikasi atau situs Auto360 menawarkan beli satu gratis satu seharga Rp15.000, untuk hari biasa maupun akhir pekan.
Setelahnya, tiket online Rp15.000 (hari biasa) dan Rp25.000 (akhir pekan).
Promo ”Lebih Rame Lebih Hemat” memberi potongan Rp5.000 untuk dua tiket, Rp10.000 untuk tiga tiket, dan Rp15.000 untuk empat tiket. Tiket di lokasi Rp20.000 (hari biasa) dan Rp30.000 (akhir pekan).
Pengunjung juga bisa menjajal mobil di rute uji 1,5 kilometer di jalan umum sekitar lokasi. Makassar menutup GIIAS The Series 2026 setelah Tangerang, Surabaya, Bandung, dan Semarang.
Hasilnya baru terbaca pada data penjualan Sulawesi Selatan setelah pameran usai.



