Viral As Roda Belakang Omoda 5 Lepas, Ini Respons Chery Indonesia

Viral As Roda Belakang Omoda 5 Lepas, Ini Respons Chery Indonesia

Otomotif | okezone | Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:10
share

JAKARTA - PT Chery Sales Indonesia merespons kejadian Omoda 5 mengalami lepas as roda belakang. Peristiwa itu terjadi di Malaysia dan menghebohkan media sosial. 

1. Respons Chery Indonesia

Chery Sales Indonesia ikut memantau kejadian tersebut. Saat ini, pihak terkait menyelidiki kejadian itu untuk mengungkap penyebabnya.

"Menanggapi perhatian publik terkait insiden pada Omoda 5 di Malaysia, Chery Indonesia terus memantau perkembangan situasi. Saat ini, Chery Malaysia tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui kronologi dan penyebab kejadian," demikian pernyataan Chery Indonesia, Kamis (8/10/2026). 

Chery Indonesia terus berkoordinasi untuk memastikan langkah antisipasi yang diperlukan di Indonesia.

Pemilik Chery di Indonesia juga diminta untuk rutin memeriksa kendaraan secara berkala di bengkel resmi. Hal ini untuk menjaga kondisi kendaraan. 

"Kami mengimbau konsumen untuk tetap melakukan pemeriksaan kendaraan secara rutin di bengkel resmi Chery guna memastikan kendaraan selalu berada dalam kondisi optimal," katanya. 

Diketahui, Chery Omoda 5 mengalami lepas as roda belakang. Peristiwa itu terjadi di Johor Baru, Malaysia, pada Selasa (6/10/2026). Dalam foto itu tampak mobil SUV itu melintang di tengah jalan. As roda itu terpisah dari bodi dengan kedua ban masih terpasang. 

Insiden ini bukan kejadian pertama. Pada 2024, Chery Auto Malaysia mengeluarkan pernyataan setelah insiden serupa menimpa sebuah Chery Omoda 5.

 

Pihak agen pemegang merek kemudian melakukan penarikan kembali (recall) terhadap 600 unit model tersebut yang berpotensi mengalami masalah serupa. Saat itu, Chery Auto Malaysia menyatakan akan secara sukarela memberikan laporan kepada Kementerian Transportasi Malaysia mengenai status pemeriksaan dan penyebab utama patahnya as roda. 

Temuan menunjukkan, dalam kasus tersebut, poros roda yang patah disebabkan oleh kesalahan kalibrasi mesin las otomatis di pabrik, setelah ujung las yang aus diganti.

Sebanyak 60 unit model tersebut yang diproduksi pada Agustus 2023 kemudian ditarik kembali.

Topik Menarik