Dipesan 500 Unit, DFSK E5 Plus Mulai Keliling 50 Mal Jabodetabek

Dipesan 500 Unit, DFSK E5 Plus Mulai Keliling 50 Mal Jabodetabek

Otomotif | sindonews | Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:20
share

Belum genap tiga bulan dijual, DFSK E5 Plus sudah masuk jajaran lima besar mobil plug-in hybrid (PHEV) di Indonesia. Kini, SUV tujuh penumpang itu dibawa lebih dekat ke konsumen lewat program pameran di 50 mal Jabodetabek.

Program bertajuk "E5 Plus Exclusive Mall Experience" dimulai di Senayan City pada 5-11 Oktober 2026, lalu bergulir ke Central Park, Margo City Depok, Kota Kasablanka, Pondok Indah Mall (PIM) 2, Kelapa Gading, dan PIM 1.

Sebelumnya, E5 Plus menjalani peluncuran regional di enam kota, yakni Palembang, Tangerang, Medan, Bandung, Bali, dan Batam, serta pameran di 11 mal, antara lain di Jakarta, Bogor, Makassar, dan Manokwari.

Respons pasar terlihat sejak awal. Menjelang peluncuran di GIIAS 2026, akhir Juli, DFSK mengantongi lebih dari 1.200 pemesanan awal. Hingga akhir September, pemesanan resmi sejak peluncuran tercatat lebih dari 500 unit.

Data wholesales Gaikindo menempatkan E5 Plus di posisi kelima PHEV terlaris pada Agustus 2026 dengan 73 unit. Dari total pasar PHEV 1.993 unit, porsinya sekitar 3,7 persen.Sebagai pendatang baru, E5 Plus berada di atas sejumlah model yang lebih dulu hadir, seperti Jaecoo J7 SHS, Geely Starray, dan Mazda CX-80.

"Kami ingin konsumen tidak perlu mencari E5 Plus, karena kami membawanya semakin dekat kepada mereka," ujar Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin.

Menurut dia, semakin banyak konsumen yang melihat langsung, semakin besar peluang mereka memahami manfaat teknologi PHEV.

Pilihan mal masuk akal. Di segmen SUV hampir setengah miliar rupiah, calon pembeli umumnya ingin melihat dan mencoba sebelum memutuskan. Mal menawarkan arus pengunjung yang jauh lebih besar dibanding ruang pamer diler.

E5 Plus dijual Rp499 juta on the road (OTR) Jakarta, setelah harga khusus Rp479 juta selama GIIAS 2026.Mobil ini memiliki panjang 4.760 milimeter, lebar 1.865 milimeter, dan jarak sumbu roda 2.785 milimeter. Mesinnya berkapasitas 1.498 cc dengan tenaga gabungan 215 hp.

Sistem PHEV memungkinkan mobil memakai tenaga listrik untuk harian dan mengandalkan mesin bensin untuk perjalanan jauh.

Fiturnya meliputi kursi berventilasi, peredam kebisingan kabin, layar hiburan 15,6 inci, Automatic Parking Assist, 18 fitur ADAS Level 2, serta Vehicle-to-Load (V2L) untuk mengalirkan listrik ke perangkat elektronik.

Momentum pasar juga mendukung. Penjualan PHEV pada Januari–Juni 2026 mencapai 5.003 unit dan mencetak rekor bulanan 2.402 unit pada Juni. Segmen ini tumbuh seiring hadirnya model-model baru dari merek China.

DFSK, yang beroperasi di Indonesia sejak 2017, merakit E5 Plus di pabriknya di Cikande, Banten. Sekitar 90 persen proses produksi di pabrik itu memakai robot, dengan kapasitas maksimum 50.000 unit per tahun.

Kapasitas ini memberi ruang bagi DFSK untuk mengejar permintaan yang diharapkan tumbuh setelah program 50 mal berjalan.

Topik Menarik