Tantangan Ekstrem di Banyuwangi: Masak 15 Menit Cuma Modal Colok ke Mobil DFSK E5 Plus!
Kendaraan elektrifikasi tidak lagi sekadar memindahkan penumpang dari satu titik ke titik lain. Energi yang tersimpan di dalam baterainya kini dapat dialirkan keluar untuk menyalakan peralatan listrik, mulai dari alat masak hingga perangkat elektronik.
Kemampuan itu diperagakan PT Sokonindo Automobile, agen pemegang merek DFSK di Indonesia, pada hari ketiga rangkaian DFSK E5 Plus Indonesia Media Journey di Vila So Long, Banyuwangi, Rabu (23/9/2026). Fitur yang diuji adalah vehicle-to-load (V2L), yang memungkinkan baterai kendaraan berfungsi sebagai sumber listrik portabel.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dari kalangan media dan pegiat media sosial ditantang menyiapkan makanan hanya dalam waktu 15 menit dengan seluruh peralatan listrik terhubung ke E5 Plus.
Difi Driyana, Product Expert PT Sokonindo Automobile mengatakan, format sederhana ini sengaja dipilih agar teknologi V2L dapat dipahami melalui pengalaman langsung.
"Bagi kami, teknologi akan menjadi lebih berarti ketika dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui V2L, E5 Plus tidak hanya membawa energi untuk menggerakkan kendaraan, tetapi juga dapat menjadi sumber energi untuk berbagai aktivitas di perjalanan," ujar Difi.
Terisi ulang dari mesin
Pada DFSK E5 Plus, daya keluaran V2L mencapai 3,3 kilowatt. Kapasitas tersebut memadai untuk mengoperasikan peralatan rumah tangga berdaya sedang, seperti penanak nasi, kompor listrik berukuran kecil, atau proyektor.Yang membedakan penerapan V2L pada kendaraan plug-in hybrid dibandingkan mobil listrik murni adalah keberadaan mesin bensin. E5 Plus dilengkapi fitur fuel recharge, yang memungkinkan baterai terisi kembali oleh mesin bensin selama proses V2L berlangsung.Dengan demikian, penggunaan listrik dari kendaraan tidak sepenuhnya bergantung pada sisa daya baterai. Selama tangki bahan bakar masih terisi, pasokan listrik dapat dipertahankan lebih lama.
Karakter tersebut relevan untuk kegiatan luar ruang di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik memadai, seperti area perkemahan, pantai, atau lokasi kegiatan di luar kota. Kemampuan serupa juga kerap dimanfaatkan pemilik kendaraan elektrifikasi ketika terjadi pemadaman listrik.
E5 Plus mengusung baterai lithium iron phosphate berkapasitas 25 kilowatt-jam. Kendaraan ini memadukan motor listrik berdaya 160 kilowatt dengan mesin bensin 1.500 sentimeter kubik, dengan klaim jarak tempuh listrik murni 140 kilometer dan jarak tempuh gabungan 1.400 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Bagian dari transformasi merek
Peragaan V2L merupakan satu dari sejumlah pengujian yang dirancang sepanjang perjalanan Jakarta-Bali yang menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer. Rute yang dilalui mencakup jalan tol, kawasan perkotaan padat, jalur pesisir Pantura Jawa Timur, penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, hingga jalan berkelok di Bali bagian barat.Sebelumnya, pada hari pertama di Semarang, peserta menguji kamera 360 derajat dan sistem parkir otomatis. Rangkaian perjalanan berakhir di Nusa Dua, Bali, Kamis (24/9/2026).Difi menyatakan, pendekatan tersebut dipilih agar teknologi pada kendaraan dapat dinilai dalam kondisi pemakaian sebenarnya. "Pengalaman seperti ini memberikan perspektif yang berbeda bahwa teknologi kendaraan dapat hadir lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari dan gaya hidup pengguna," beber Difi. DFSK memposisikan E5 Plus sebagai dual-energy premium urban SUV. Penempatan itu menandai pergeseran merek yang selama ini lebih dikenal melalui lini kendaraan niaga seperti pikap Super Cab dan Gelora E, mobil listrik komersial pertama di Indonesia.
E5 Plus dirakit di pabrik Sokonindo di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. Sebanyak 90 persen proses produksi di fasilitas tersebut telah menggunakan teknologi robotik, dengan kapasitas maksimum 50.000 unit per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, termasuk Asia Tenggara.
Selain DFSK, PT Sokonindo Automobile menaungi merek Seres yang diperkenalkan pada 2023 melalui mobil listrik Seres E1 berkategori mobil perkotaan



