ALVA Luncurkan AIPRO dan ALVA Care di GIIAS 2026, Intip Keistimewaannya!
JAKARTA, iNews.id – Merek motor listrik lokal ALVA terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dalam ajang GIIAS 2026, perusahaan ini memperkenalkan dua inovasi baru, yakni ALVA Intelligent Personalized Riding Optimizer (AIPRO) dan ALVA Care.
Peluncuran dua layanan tersebut dilakukan di tengah meningkatnya penggunaan jaringan pengisian daya Boost Charge Station milik ALVA. Sepanjang kuartal II 2026, durasi penggunaan stasiun pengisian daya tercatat melonjak menjadi 154 ribu jam, naik dari 57 ribu jam pada kuartal I 2026.
Tak hanya itu, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, durasi penggunaan Boost Charge Station disebut meningkat hingga 42 kali lipat, menunjukkan semakin tingginya pemanfaatan motor listrik ALVA sebagai kendaraan harian.
Chief Executive Officer ALVA, Purbaja Pantja, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa pengguna kini semakin mengandalkan motor listrik untuk mobilitas sehari-hari.
"Pertumbuhan penggunaan Boost Charge menunjukkan bahwa motor listrik semakin diandalkan untuk aktivitas sehari-hari," kata Purbaja di GIIAS 2026, Kamis (30/7/2026).
"Karena itu, fokus kami bukan hanya menghadirkan kendaraan, tetapi memastikan pengguna memiliki akses terhadap charging, layanan purna jual, teknologi, dan dukungan yang komprehensif. Inilah alasan kami menghadirkan AIPRO dan ALVA Care," tambahnya.
Pengguna Kini Bisa Personalisasi Motor
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah AIPRO (ALVA Intelligent Personalized Riding Optimizer), teknologi yang memungkinkan pemilik motor ALVA menyesuaikan karakter kendaraannya sesuai kebutuhan dan gaya berkendara.
Fitur ini pertama kali tersedia untuk ALVA N3 Next Gen dan dapat diakses melalui aplikasi MyALVA App.
AIPRO menghadirkan tiga fitur utama, yakni Hill Start Assist/Hill Descent Assist (HSA/HDA) yang membantu pengendara saat berhenti di tanjakan maupun turunan, Regenerative Braking untuk mengatur tingkat pemulihan energi ke baterai saat deselerasi, serta Ride Mode Limiter yang memungkinkan pemilik membatasi mode berkendara ketika motor dipinjamkan kepada orang lain.
Melalui kombinasi Ride Mode Limiter dan fitur Bike Sharing, pengguna dapat menentukan mode berkendara apa saja yang dapat digunakan sehingga kendaraan tetap lebih aman saat dipakai anggota keluarga atau teman.
ALVA Care Lengkapi Layanan Kepemilikan
Selain teknologi pada kendaraan, ALVA juga meluncurkan ALVA Care, layanan yang dirancang untuk memberikan perlindungan dan kemudahan selama masa kepemilikan motor listrik.
Program ini mencakup layanan Customer Service dan Roadside Assistance selama 24 jam, garansi baterai, rangka, suku cadang, serta servis sesuai ketentuan yang berlaku.
Khusus untuk ALVA N3 Next Gen, perusahaan memberikan garansi rangka hingga 5 tahun atau 50.000 kilometer.
ALVA Care juga menawarkan gratis paket data, akses pengisian daya tanpa biaya di jaringan Boost Charge Station, jaringan layanan purnajual di lebih dari 130 lokasi, serta berbagai promo hasil kolaborasi dengan merek gaya hidup.
Ke depan, layanan tersebut akan diperluas dengan manfaat tambahan seperti perlindungan asuransi, potongan harga servis dan suku cadang, hingga berbagai penawaran eksklusif dari merchant rekanan.
Seiring meningkatnya jumlah pengguna, ALVA juga memperluas infrastruktur pendukungnya. Hingga semester pertama 2026, jumlah konektor Boost Charge Station telah bertambah dari sekitar 150 konektor pada akhir 2025 menjadi lebih dari 400 konektor yang tersebar di berbagai wilayah.
Sementara itu, total jarak tempuh seluruh pengguna motor ALVA telah melampaui 78 juta kilometer hingga akhir Juni 2026. Dalam satu setengah tahun terakhir saja, pengguna mencatat tambahan perjalanan lebih dari 56 juta kilometer, atau rata-rata lebih dari 100 ribu kilometer per hari.
Untuk mendukung layanan purnajual, ALVA kini memiliki lebih dari 130 titik layanan di berbagai kota di Indonesia, didukung fasilitas manufaktur yang telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, serta standar INDI 4.0.
Menurut Purbaja, pengembangan kendaraan listrik tidak cukup hanya menghadirkan produk, tetapi juga harus diiringi dengan ekosistem yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen.
"Ekosistem yang kuat dibangun dari berbagai bagian yang saling terhubung. Mulai dari kendaraan yang dapat dipersonalisasi, akses charging yang terus berkembang, hingga dukungan ketika konsumen membutuhkan bantuan. Inilah komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang menyeluruh," tutupnya.










