Yamaha Aerox E Murni Bertenaga Listrik Resmi Diluncurkan

Yamaha Aerox E Murni Bertenaga Listrik Resmi Diluncurkan

Otomotif | sindonews | Minggu, 12 Juli 2026 - 08:25
share

Yamaha secara resmi meluncurkan NVX 155 (Aerox) serba listrik di pasar Asia, menandai hadirnya versi serba listrik untuk lini skuter Aerox.

Aerox 155 adalah model yang saat ini didistribusikan di Indonesia, kemungkinan model listrik ini dibawa ke Indonesia belum dikonfirmasi oleh pabrikan.

Secara keseluruhan, Aerox E, atau NVX 155 E, mempertahankan desain yang familiar dari versi bertenaga bensin yang saat ini dijual di pasaran.

Skuter listrik Yamaha NVX 155 dilengkapi dengan lampu depan LED ganda, lampu belakang LED, kunci pintar, jok terintegrasi dua tingkat, dan fairing depan berlapis-lapis yang mirip dengan versi bertenaga bensin.

Sistem sasis Yamaha NVX 155 serba listrik pada dasarnya tetap tidak berubah, menampilkan garpu depan teleskopik, peredam kejut belakang ganda, roda alloy 14 inci, dan rem cakram depan dengan ABS terintegrasi. Dibandingkan dengan NVX 155 bertenaga bensin, versi serba listrik telah ditingkatkan dengan beberapa fitur penting.

Motor ini dilengkapi dengan lampu sein LED, rem cakram belakang, dan panel instrumen TFT digital terbaru. Layar ini dapat terhubung ke ponsel pintar melalui aplikasi, memungkinkan pengguna untuk memantau informasi cuaca, menerima notifikasi, mengontrol pemutaran musik, dan menggunakan fitur navigasi.

Bapak Vu Van Dung, seorang insinyur otodidak, telah menciptakan ribuan mesin pertanian dari suku cadang daur ulang, membantu petani meningkatkan produktivitas dan mengurangi kerja manual.Karena adanya baterai, Yamaha NVX E 155 memiliki bobot sekitar 13 kg lebih berat daripada versi mesin pembakaran internal.

Tenaga Aerox E berasal dari motor listrik yang terletak di roda belakang melalui sistem penggerak sabuk. Motor ini menghasilkan daya sekitar 13 tenaga kuda dan torsi maksimum 48 Nm.

Tenaga disuplai oleh dua paket baterai yang dapat dilepas, masing-masing dengan kapasitas 1,5 kWh, sehingga total kapasitasnya menjadi 3 kWh.

Kedua paket baterai terletak di bawah jok, memungkinkan pengguna untuk melepasnya untuk diisi daya saat dibutuhkan. Menurut Yamaha, Aerox E dapat menempuh jarak hingga 117 km dengan sekali pengisian penuh.

Port pengisian daya terintegrasi langsung ke bodi kendaraan, sementara pengisi daya memiliki kompartemen penyimpanan tersendiri untuk kemudahan portabilitas. Aerox E memiliki tiga mode berkendara: Eco, Standard, dan Power, untuk memenuhi kebutuhan berkendara yang berbeda.

Selain itu, Yamaha telah menambahkan Mode Boost. Saat diaktifkan dengan tombol pada panel kontrol, sistem ini melepaskan daya maksimum motor untuk waktu singkat guna membantu akselerasi, memberikan respons yang lebih baik saat menyalip atau berkendara di jalan yang membutuhkan akselerasi cepat.

Saat ini belum ada informasi apakah skuter listrik ini akan dijual di Asia Tenggara atau Vietnam.

Topik Menarik