Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Toyota tidak memajang mobilnya di showroom kali ini. Toyota menyetirnya keliling Sulawesi.
Mobilnya satu unit saja: Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista. Titik mulainya Kendari, Sulawesi Tenggara. Tanggal 7 Juni. Garis finisnya jauh: Manado, Sulawesi Utara.
Namanya Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi. Diselenggarakan PT Toyota-Astra Motor (TAM). Ini lanjutan. Yang pertama sudah jalan 2 Desember 2025 sampai 17 Januari 2026.
Rutenya bukan jalan tol. Sengaja dipilih yang berat: Kendari – Morowali – Palopo – Makassar – Tana Toraja – Palu – Luwuk – Ou – Tolitoli – Gorontalo – Manado. Enam provinsi. Tujuh etape. Estimasi 40 hari nonstop."Melalui pengujian langsung oleh rekan media nasional, kami berharap hasil perjalanan ini dapat tersampaikan secara organik dan sejalan dengan pengalaman nyata para pelanggan," ujar Marketing Director TAM, Bansar Maduma.Pesannya satu: QDR. Quality, Durability, Reliability.
"Sulawesi dipilih karena mampu merepresentasikan karakter jalan yang beragam, lengkap dengan panorama indah serta medan yang menantang," kata Vice President Director TAM, Jap Ernando Demily.
Jalannya memang variatif. Membelah pegunungan. Menyisir pantai. Banyak rintangan tak terduga. Di situlah efisiensi hybrid diuji sampai batas.
Lalu, kenapa mobil ini penting buat Toyota?
Karena angkanya bagus. Veloz Hybrid EV baru dirilis perdana enam bulan lalu. Di GJAW 2025. Buatan dalam negeri. Sampai akhir Mei 2026, permintaannya sudah lewat 12.000 unit. Hanya dalam waktu sekitar enam bulan.Harganya jadi kunci. Mulai Rp303 juta untuk Tipe V — programnya disebut "Hybrid EV Untuk Semua". Tertinggi Rp389 juta untuk Tipe Q TSS Modellista, OTR Jakarta.
Di situ letak strateginya. Hybrid dulu identik dengan mobil mahal. Toyota menariknya turun ke segmen keluarga. MPV 7-seater. Harga tiga ratusan juta.Tapi penghargaan dan angka penjualan saja tidak cukup. Konsumen di luar Jawa punya satu pertanyaan: apakah teknologi hybrid bisa diandalkan di daerah yang jauh dari bengkel besar?
Ekspedisi ini jawabannya. Bukan lewat brosur. Lewat ribuan kilometer aspal Sulawesi.
"Melalui perjalanan lintas Sulawesi ini, turut memperlihatkan ekosistem Hybrid Toyota sanggup mendukung mobilitas pelanggan sampai pelosok wilayah tanpa perlu mengubah kebiasaan sehari-hari," kata Bansar.
Di sepanjang jalan, tim juga singgah ke wisata alam dan kuliner lokal. Sekalian menunjukkan sisi budaya tiap daerah yang dilewati.Mobil murah, medan sulit, sopir wartawan. Kalau lolos, pembuktiannya jauh lebih kuat daripada iklan mana pun.

