Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Otomotif | sindonews | Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:39
share

Baru saja dicopot Presiden Prabowo Subianto, Dadan Hindayana langsung memakai rompi pink Kejaksaan Agung. Tangannya diborgol.

Rabu pagi, 3 Juni 2026, ia dijemput paksa di Jakarta Pusat. Dadan tidak sendiri. Dua mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, ikut diseret.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) rupanya jadi ladang bancakan luar biasa.

Modusnya rapi, tapi tercium juga. Mereka mengatur verifikasi pembentukan yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di portal BGN. Harusnya, program ini dikelola oleh yayasan di tiap sekolah. Praktiknya, Dadan cs menggunakan pengaruh jabatannya untuk meloloskan yayasan yang terafiliasi dengan mereka sendiri.

Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyebut bahwa yayasan tersebut mendapat insentif miliaran rupiah setiap hari. Uang miliaran itu mengalir ke yayasan milik Dadan, Sony, dan Lodewyk.Tidak cuma akal-akalan yayasan. Penggelembungan harga atau mark-up anggaran dilakukan gila-gilaan. Angkanya fantastis.

Ada pengadaan 21.801 unit motor listrik dengan total sekitar Rp 1 triliun. Lalu pengadaan 32.000 pasang sepatu. Ditambah 31.000 unit lebih tablet. Bahkan, BGN membeli 5.400 unit TV ukuran raksasa 75 inci. Semuanya sarat mark-up dan tidak sesuai ketentuan. Selain itu, ada juga dugaan praktik jual beli jabatan pasca pencopotannya.

Lalu, seberapa kaya Dadan Hindayana?

Berdasarkan LHKPN pada 14 Maret 2025 saat ia awal menjabat, total hartanya tercatat Rp 9.022.400.000. Ia tercatat sama sekali tidak memiliki utang.Rinciannya: aset tanah dan bangunan senilai Rp5,9 miliar. Harta bergerak lainnya Rp322,4 juta. Serta kas dan setara kas Rp1,4 miliar.

Sisa hartanya ada di dalam garasi, yakni senilai total Rp 1,4 miliar. Koleksi mobilnya terdiri dari tiga unit mobil hasil perolehan sendiri.Pertama, Mazda CX-5 keluaran tahun 2023 senilai Rp675 jutaan. SUV premium ini mengusung mesin 2.5L SkyActiv-G 4-silinder.

Mazda CX-5 2023 diciptakan untuk profesional mapan di usia 30-an hingga 40-an yang memiliki keluarga kecil. Mereka adalah kaum urban peduli pada estetika desain, juga kualitas material kabin. Pengguna mobil ini selalu mencari kenikmatan berkendara setiap kali berangkat maupun pulang kerja. Mobil ini sangat berpusat pada pengemudi (driver-centric). Mesin besar 2.488 cc dipadukan dengan transmisi otomatis 6-percepatan. Sensasi perpindahan giginya tetap mekanis, padat, dan sangat fun to drive.

Kedua, Honda HR-V 1.5L SE CVT tahun 2024 yang harga pasarannya Rp300 jutaan. Jika CX-5 adalah "mainan" eksekutif mapan di usia 40-an yang menolak disopiri, maka profil pengemudi Honda HR-V 1.5L SE jauh lebih luwes, lebih muda, dan sangat memuja estetika.

Ketiga, Mazda CX-3 1.5 tahun 2023 senilai Rp300 jutaan. Secara kasta, ia ada di bawah CX-5. Secara dimensi kabin, ia bahkan lebih sempit dari HR-V. Sasarannya adalah para lajang, profesional muda, atau pasangan yang belum memiliki anak. Fokus utama mobil ini hanya untuk memanjakan orang yang memegang setir dan satu penumpang di sebelahnya. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut pencopotan pucuk pimpinan BGN ini adalah hasil evaluasi selama 1,5 tahun pelaksanaan program MBG. Banyak catatan yang menjadi dasar pertimbangan Presiden Prabowo.

Topik Menarik