BMW Series 1 Akan Menjadi Mobil Listrik Berpenggerak Roda Belakang

BMW Series 1 Akan Menjadi Mobil Listrik Berpenggerak Roda Belakang

Otomotif | sindonews | Selasa, 19 Mei 2026 - 07:04
share

BMW dilaporkan berencana melakukan transformasi besar untuk Seri 1 generasi berikutnya, yang diperkirakan akan diluncurkan pada tahun 2028, termasuk menghadirkan kembali konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) dengan versi listrik penuh.

Menurut Autocar, hatchback generasi keempat akan ditawarkan dalam pilihan mesin pembakaran internal (ICE), plug-in hybrid (PHEV), dan EV, dengan BMW berupaya membuatnya lebih menarik bagi pembeli muda di pasar Eropa.

Kepala desain BMW, Oliver Heilmer, menggambarkan Seri 1 sebagai salah satu "andalan" merek tersebut, meskipun tren pasar saat ini lebih condong ke SUV dan crossover.

BMW dikatakan tidak mengikuti pendekatan desain bergaya mini-MPV seperti Mercedes-Benz A-Class dan Audi A2 E-Tron generasi baru.

Sebaliknya, Seri 1 baru akan tetap mempertahankan bentuk hatchback tradisional, tetapi akan dipengaruhi oleh bahasa desain Neue Klasse yang telah ditunjukkan pada model-model seperti BMW iX3 dan i3 Sedan.

Heilmer menjelaskan bahwa setiap model Neue Klasse akan memiliki identitasnya sendiri dan tidak hanya memiliki tampilan yang sama.Menurutnya, BMW tidak ingin memproduksi model kompak yang terlihat seperti "Seri 7 yang diperkecil", tetapi setiap model perlu memiliki karakter dan emosi tersendiri.

Hal menarik lainnya adalah BMW membuka kemungkinan untuk menghadirkan kembali versi tiga pintu dari Seri 1.

Model tiga pintu berpotensi eksklusif untuk versi EV karena platform listrik Gen6 baru BMW menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dalam hal ukuran dan proporsi bodi.

BMW sebelumnya telah menghentikan produksi versi tiga pintu sejak generasi ketiga Seri 1 diperkenalkan pada tahun 2020.

Interior juga diharapkan akan mengalami perubahan besar dengan tata letak yang terinspirasi oleh BMW iX3, i3, dan Seri 7 terbaru.Fitur utama termasuk layar tengah 17,9 inci dan sistem “Panoramic iDrive” 43,3 inci yang menggantikan panel instrumen tradisional.

BMW percaya bahwa teknologi kabin Neue Klasse dapat digunakan di berbagai model masa depan mereka,

Versi EV dari Seri 1 akan menggunakan platform listrik Gen6 khusus BMW dengan arsitektur penggerak roda belakang.

Ini berbeda dari model ICE yang masih menggunakan platform CLAR dan tetap menggunakan penggerak roda depan (FWD).

Untuk versi bensin dan hibrida, BMW diperkirakan akan tetap menawarkan mesin tiga silinder 1,5 liter dan mesin empat silinder 2,0 liter yang sama seperti model saat ini.Varian hibrida plug-in kemungkinan akan menggunakan sistem yang sama dengan BMW 3 Series PHEV terbaru, menggabungkan mesin 2,0 liter dengan motor listrik dan baterai 19,5 kWh.

BMW diperkirakan akan menawarkan versi EV dengan tenaga sekitar 322 hp melalui motor listrik penggerak roda belakang tunggal.

Namun, platform Gen6 juga dapat mendukung konfigurasi AWD dual-motor, membuka jalan bagi munculnya varian M Performance berperforma tinggi atau mungkin M penuh di masa depan.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa versi paling bertenaga dapat mencapai sekitar 463 hp, hampir setara dengan BMW i3 M50 xDrive.

Karena ukurannya yang lebih kecil dibandingkan dengan i3 Sedan, 1 Series EV diperkirakan akan menggunakan baterai yang lebih kecil dan tidak akan mencapai jarak tempuh 559 km seperti i3.Meskipun banyak produsen mulai meninggalkan segmen hatchback kompak demi SUV yang lebih menguntungkan, BMW masih melihat 1 Series sebagai model penting.

BMW dilaporkan menjual hampir 200.000 unit 1 Series di seluruh dunia tahun lalu, dengan permintaan masih tinggi di negara-negara seperti Italia dan Prancis.

Menurut BMW, model seperti 1 Series penting untuk memastikan merek tetap relevan dan dekat dengan pelanggan muda.

Topik Menarik