Rilis Teknologi Hybrid Generasi Terbaru, Honda Akan Luncurkan 15 Model hingga 2030
JAKARTA, iNews.id - Honda Motor Co Ltd memaparkan arah strategis global perusahaan dalam memperkuat bisnis otomotif yang kompetitif dalam jangka menengah hingga panjang. Langkah ini menjadi penegasan komitmen Honda mempercepat era elektrifikasi melalui teknologi baru hingga arsitektur kendaraan generasi masa depan.
Pemaparan tersebut disampaikan Director, President and Representative Executive Officer Honda Motor Co Ltd, Toshihiro Mibe. Dia menegaskan Honda ingin tetap menghadirkan kendaraan ramah lingkungan tanpa meninggalkan karakter berkendara khas Honda.
Dalam kesempatan yang sama, Honda juga melakukan world premiere dua prototipe terbaru, yakni Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype. Kedua model tersebut direncanakan meluncur ke pasar global dalam dua tahun mendatang.
Dua prototipe itu dibangun menggunakan sistem hybrid generasi baru yang dikembangkan sepenuhnya dari nol. Teknologi tersebut mencakup platform baru, sistem penggerak terbaru, hingga unit elektrik AWD yang dirancang lebih modern dan efisien.
Honda menyebut generasi baru elektrifikasi ini akan menjadi fondasi utama untuk lini kendaraan global mereka dalam beberapa tahun ke depan. Mulai 2027, Honda akan memperkenalkan model-model baru tersebut secara bertahap di sejumlah pasar prioritas dunia.
Targetnya, Honda menghadirkan 15 model baru hingga akhir tahun fiskal 2030. Teknologi hybrid anyar itu diklaim mampu meningkatkan efisiensi energi hingga 10 persen dibanding generasi sebelumnya, namun tetap mempertahankan performa berkendara responsif khas Honda.
Untuk mempercepat pengembangan teknologi, Honda memperkenalkan pendekatan baru bernama Triple Half. Strategi ini bertujuan memangkas biaya, waktu, dan beban pengembangan kendaraan hingga separuh dibanding posisi tahun 2025.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat proses pengembangan kendaraan lebih cepat sehingga teknologi terbaru Honda bisa segera dinikmati konsumen secara lebih luas. Honda juga memastikan sistem operasi pintar ASIMO OS akan diterapkan pada model generasi baru tersebut.
ASIMO OS sebelumnya dikembangkan sebagai inti pengalaman kendaraan listrik Honda. Kini sistem itu akan diperluas penggunaannya untuk menghadirkan pengalaman mobilitas cerdas di berbagai segmen kendaraan.
Dalam roadmap globalnya, Honda menempatkan Asia, termasuk India dan kawasan ASEAN, sebagai pasar strategis untuk pertumbuhan jangka panjang. Sebab itu, teknologi generasi terbaru Honda akan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter konsumen di masing-masing negara.
Selain fokus pada kendaraan hybrid, Honda juga terus memperkuat fondasi kendaraan listrik masa depan. Pengembangan platform EV generasi terbaru, teknologi baterai solid-state, hingga sistem ADAS generasi baru yang dijadwalkan hadir mulai 2028 menjadi bagian dari roadmap besar perusahaan.
Seluruh strategi tersebut merupakan bagian dari komitmen Honda menuju carbon neutrality pada 2050. Honda menegaskan langkah menuju netralitas karbon dilakukan secara bertahap namun tetap relevan dengan kebutuhan konsumen di berbagai pasar dunia.
Untuk mendukung roadmap tersebut, Honda mengalokasikan investasi global sebesar 6,2 triliun yen dalam tiga tahun ke depan. Dana itu mencakup pengembangan kendaraan, investasi perangkat lunak sebesar 1 triliun yen, hingga percepatan elektrifikasi secara menyeluruh.
“Honda akan terus menghadirkan produk yang tidak hanya efisien dan relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini, tetapi juga tetap mempertahankan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan menjadi ciri khas Honda. Kami ingin memastikan bahwa transformasi menuju era elektrifikasi tetap sejalan dengan karakter dan nilai yang selama ini dipercaya konsumen Honda di seluruh dunia,” kata Toshihiro Mibe.







