Di Beijing Auto Show 2026, Pabrikan Mobil China Pindahkan Otak Manusia ke Mobil
China butuh 25 tahun untuk merajai pasar mobil listrik dunia. Sekarang, mereka tidak mau menunggu lama lagi untuk fase berikutnya: memindahkan "otak" manusia ke dalam mesin.
Di Beijing Auto Show 2026, suasananya bukan lagi soal pamer bodi mengkilap. Ini soal revolusi. Istilah resminya: AI Plus.Dulu mobil itu benda mati. Sekarang, mobil adalah agen cerdas. “Tidak ada lagi perbedaan antara perusahaan teknologi dan perusahaan mobil,” ujar Stephen Ma, bos Nissan China.
Xpeng memamerkan sistem yang tidak lagi butuh koordinat peta. Anda cukup bilang, "Parkir di dekat pintu masuk mal," dan mobil akan mencari jalan sendiri lewat kamera. Xiaomi lebih gila lagi. Sistem HyperOS mereka bisa memesan kopi, memesan restoran, bahkan mendeteksi kalau sopirnya lagi stres. Kalau Anda galau di jalan, lampu kabin dan musik akan menyesuaikan diri secara otomatis.
Raksasa teknologi seperti Huawei tidak mau ketinggalan. Mereka guyur investasi lebih dari USD 10 miliar—setara Rp 170 triliun—hanya untuk memperkuat tenaga komputasi mengemudi pintar dalam lima tahun ke depan.
Lalu bagaimana dengan Chery? Gao Xinhua, EVP Chery Automobile, buka kartu soal peta jalan mereka. Chery sudah bukan lagi perusahaan otomotif biasa. Mereka sudah bermutasi menjadi ekosistem teknologi global berbasis AI.Strateginya ngeri. Di fase AI 2.0 ini, Chery membangun "otak" digital pusat bernama Chery AIOS. Ini bukan sekadar perangkat lunak, tapi sistem yang punya memori seperti manusia.Investasi risetnya gila-gilaan. AI digunakan untuk mempercepat segalanya. Contohnya baterai Solid-State. Dengan bantuan simulasi AI yang melakukan 1 juta kali iterasi desain, Chery pede baterai ini bakal valid di tahun 2027. Jarak tempuhnya? 1.000 KM. Sekali cas, Anda bisa lari dari Jakarta ke Banyuwangi tanpa mampir SPKLU. Kepadatan energinya mencapai 400 Wh/kg. Bahkan untuk urusan sasis dan tenaga, semuanya diatur AI.
Ada fitur CheryClaw 2.0 yang didukung kekuatan komputasi 20.5 EFLOPS. Ia bertindak sebagai manajer pintar sekaligus pendamping kesehatan. Mobil akan tahu kondisi tubuh, bahkan jantung Anda. Puncaknya adalah Robocar ONE. Ini mobil produksi massal pertama yang bisa menyetir sendiri level L4 tanpa butuh peta definisi tinggi (HD Map-free). Chery mengandalkan data dari armada 6,8 juta kendaraan dan 21 juta klip video untuk melatih otaknya. Rencananya diproduksi massal kuartal keempat tahun ini.Agaknya China sedang memutus ketergantungan dari chip Barat. Mereka bikin chip sendiri. Mereka bikin otak sendiri.
Dulu kita beli mobil karena modelnya. Lalu karena iritnya. Sekarang, di 2026, orang akan beli mobil karena seberapa pintar "otak" di dalam dasbornya.




