7 Tips Lintasi Rel Kereta dengan Aman agar Tak Mati Mesin

7 Tips Lintasi Rel Kereta dengan Aman agar Tak Mati Mesin

Otomotif | okezone | Rabu, 29 April 2026 - 07:05
share

JAKARTA - Kecelakaan maut terjadi di Stasiun Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam. KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL. Sebelum peristiwa itu terjadi, KRL menemper taksi listrik yang mengalami kendala saat melewati pelintasan. 

Berkaca dari kecelakaan itu, pengemudi diimbau untuk waspada saat melewati pelintasan rel kereta. Jangan sampai mengalami mati mesin saat melintasi rel. 

Karena itu, ada hal yang perlu diperhatikan pengemudi saat melintasi rel kereta. Berikut 7 tips saat melintasi rel kereta, sebagaimana melansir laman Astra Daihatsu, Selasa (28/4/2026): 

1. Jaga Jarak Aman

Menjaga jarak aman di rel kereta api adalah prinsip penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah kecelakaan serius.

Di perlintasan kereta api, selalu ikuti tanda-tanda dan sinyal yang ada. Berhenti di belakang garis perlintasan saat lampu merah berkedip atau palang pintu mulai menutup. Ini adalah jarak yang aman yang ditetapkan oleh aturan lalu lintas.

2. Kurangi Kecepatan

Tidak perlu terburu-buru saat akan melewati perlintasan kereta. Segera mengurangi kecepatan untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Pastikan untuk melihat ke arah kanan dan kiri terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada kereta yang akan melintas. Terlepas dari alasan apapun, penting untuk memprioritaskan kereta api saat sinyal telah berbunyi dan palang pintu kereta api mulai ditutup. Pengendara harus berhenti di belakang palang pintu kereta pada saat tersebut.

3. Kecilkan Volume Musik

Diperlukan kewaspadaan ekstra saat melewati perlintasan kereta api karena karakteristik jalannya berbeda dari jalan biasa. Jalur perlintasan kereta ini sering kali memiliki kemiringan dan licin saat mendekati rel kereta, yang disebabkan perbedaan ketinggian.

Selain itu, seringkali terdapat kerikil yang terlepas di permukaan jalan, yang dapat meningkatkan tingkat ketidakamanan dan ketidakstabilan. 

4. Turunkan Posisi Gigi untuk Mobil Manual

Bagi pengemudi mobil manual, disarankan menggeser transmisi ke posisi gigi pertama saat melewati jalur kereta api. Hal ini untuk menghindari matinya mesin mobil ketika berada di atas rel kereta, karena mesin akan berputar dengan lebih stabil dalam posisi gigi pertama.

Untuk mobil otomatis, pengemudi perlu melepaskan pedal gas dan membiarkan mobil bergerak perlahan. Kecepatan mobil dapat dijaga dengan menginjak pedal rem jika diperlukan.

 

5. Waspada Kereta Api yang Tidak Sejajar

Saat melintasi rel kereta api yang tidak sejajar dengan jalanan, penting untuk menjaga roda kendaraan agar sejajar dengan rel tersebut.
 
Pastikan untuk menjaga kecepatan kendaraan dalam batas rendah sehingga kendali tetap terjaga. Jika merasa kesulitan atau tidak yakin untuk melewatinya, sebaiknya tidak memaksakan diri.

6. Hindari Panik

Jika kendaraan mengalami kerusakan di tengah perlintasan kereta api, tetaplah tenang. Periksa asal-usul masalahnya, dan kemudian minta bantuan dari petugas penjaga perlintasan kereta api untuk membantu mendorong kendaraan keluar dari rel tersebut.

7. Perhatikan Rel Kereta Api Ganda

Pengemudi perlu memerhatikan apakah perlintasan tersebut memiliki dua jalur rel kereta atau lebih. Bahkan di kota besar seperti Jakarta, sudah ada perlintasan kereta ganda yang berarti ada empat jalur rel kereta dalam satu perlintasan yang akan dilewati.

Topik Menarik