Tembus 12.336 Unit, Penjualan Mobil Daihatsu Februari 2026 Naik 10 Persen

Tembus 12.336 Unit, Penjualan Mobil Daihatsu Februari 2026 Naik 10 Persen

Otomotif | inews | Selasa, 3 Maret 2026 - 10:59
share

JAKARTA, iNews.id - Penjualan mobil Daihatsu pada Februari 2026 meningkat sekitar 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sepanjang Februari, Daihatsu membukukan penjualan ritel (ritel sales) sebanyak 12.336 unit. 

Pencapaian tersebut ditopang tiga segmen utama yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan, yakni Commercial Low, LCGC (Low Cost Green Car), serta SUV Medium. Ketiganya secara konsisten memberikan kontribusi besar terhadap total penjualan Daihatsu. Bahkan, menyumbang lebih dari 90 persen dari keseluruhan penjualan kendaraan Daihatsu di Indonesia.

Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani mengatakan capaian pada Februari 2026 menunjukkan konsistensi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Capaian pada Februari 2026 ini memperkuat konsistensi Daihatsu dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, baik untuk penggunaan harian maupun menunjang aktivitas usaha. Kami berkomitmen dalam menyediakan pilihan kendaraan yang best value sesuai kebutuhan pelanggan, serta memastikan kemudahan layanan purnajual agar pelanggan makin tenang memiliki Daihatsu,” ujar Sri Agung, dalam keterangan persnya Selasa (3/3/2026).

Dari sisi kategori mobil penumpang, segmen ini memberikan kontribusi sekitar 51 persen dari total penjualan Daihatsu. Dua model yang paling dominan berasal dari segmen LCGC serta SUV Medium.

Pada segmen LCGC, model Sigra dan Ayla mencatatkan penjualan sebanyak 3.906 unit. Sementara di segmen SUV Medium, Terios membukukan penjualan sebanyak 1.351 unit.

"Capaian tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan penumpang yang memiliki harga terjangkau, efisiensi bahan bakar, serta mampu memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga. Mobil di segmen ini juga dinilai praktis digunakan untuk aktivitas harian," kata Sri Agung.

Segmen kendaraan niaga juga memberikan kontribusi besar terhadap penjualan Daihatsu. Segmen ini menyumbang sekitar 49 persen dari total penjualan ritel.

Model Gran Max Pick Up menjadi kontributor utama dengan penjualan sebanyak 4.010 unit. Di sisi lain, Gran Max Mini Bus juga mencatatkan penjualan sebesar 2.033 unit.

Kinerja positif di segmen kendaraan niaga tersebut memperlihatkan tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap kendaraan Daihatsu. Gran Max masih menjadi pilihan utama bagi banyak pengusaha dalam menjalankan aktivitas bisnis.

Daihatsu juga mencatat pencapaian penting dalam industri otomotif nasional. Hingga akhir 2025, perusahaan mempertahankan posisi peringkat kedua penjualan ritel otomotif nasional.

Capaian tersebut telah dipertahankan selama 17 tahun berturut-turut. Konsistensi ini memperlihatkan kuatnya posisi Daihatsu di pasar otomotif Indonesia.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi perusahaan asal Jepang tersebut dalam menghadirkan kendaraan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain harga kompetitif, Daihatsu memiliki biaya kepemilikan ekonomis dalam jangka panjang.

Di sisi lain, nilai jual kembali kendaraan Daihatsu juga relatif stabil. Faktor tersebut membuat mobil Daihatsu tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai aset investasi bagi pemiliknya. Atas capaian tersebut, Daihatsu optimistis dapat mempertahankan performa penjualan sepanjang 2026.

Topik Menarik