Bidik 4 Target Penting di 2026, Mitsubishi Siap Luncurkan Mobil Hybrid
JAKARTA, iNews.id – Mitsubishi Motors membidik empat target penting pada 2026, termasuk kesiapan meluncurkan mobil hybrid (HEV) untuk pasar Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perseroan setelah menandai 55 tahun kiprah di Tanah Air pada akhir 2025.
Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Atsushi Kurita, mengatakan saat ini terdapat sekitar 2,4 juta kendaraan Mitsubishi yang beroperasi di seluruh Indonesia. Dia menilai pencapaian tersebut menjadi bukti kepercayaan konsumen terhadap merek berlogo tiga berlian itu.
"Kami merasa terhormat dapat mendukung kebutuhan keluarga, dunia usaha, serta berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari di seluruh penjuru negeri. Kami memaknai hubungan jangka panjang ini sebagai sebuah “Bridge of Trust” yang menghubungkan individu, komunitas, dan cita-cita di seluruh Indonesia," ujarnya di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Dia mengakui 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi industri otomotif. Namun, Mitsubishi mampu menjaga stabilitas kinerja hingga akhir tahun fiskal yang masih berlangsung sampai Maret 2026.
"Meskipun tahun 2025 merupakan tahun yang penuh tantangan, kami berhasil melaluinya dengan baik, meskipun tahun fiskal kami masih akan berlangsung hingga bulan Maret mendatang," kata Atsushi Kurita.
Sepanjang 2025, Mitsubishi mencatat sejumlah pencapaian penting, termasuk peluncuran global Mitsubishi Destinator di Indonesia. Respons pasar terhadap lini produk dinilai positif di tengah persaingan yang semakin kompetitif.
Secara keseluruhan, pangsa pasar Mitsubishi meningkat dari 8,3 persen menjadi 8,5 persen. Di segmen spesifik, Destinator memimpin dengan pangsa pasar 53,7 persen, L300 sebesar 47,5 persen, Xpander dan Xpander Cross 24,2 persen, Pajero Sport 34,7 persen, Triton 36,1 persen, serta Xforce 11,2 persen.
Menghadapi 2026, Mitsubishi menetapkan empat target utama. Pertama, memperluas jaringan diler di seluruh Indonesia untuk menjangkau konsumen lebih luas.
Kedua, memperkuat layanan melalui filosofi “Passion to Care”. Ketiga, meningkatkan pengalaman pelanggan lewat digitalisasi dan kolaborasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Keempat, menghadirkan model-model berkualitas tinggi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, termasuk opsi kendaraan hybrid. "Melalui berbagai inisiatif tersebut, kami menargetkan pencapaian pangsa pasar dua digit pada tahun fiskal mendatang," ujar Atsushi.



