Ganti Bos! Ini Alasan Hyundai Rombak Pimpinan di Indonesia
JAKARTA, iNews.id – Awal 2026 dibuka dengan kejutan dari Hyundai Motors Indonesia (HMID). Pabrikan asal Korea Selatan ini resmi merombak jajaran direksi dengan menunjuk Kuen Young Lee, atau yang akrab disapa Kenny Lee, sebagai Presiden Direktur baru. Ia mulai efektif menjabat sejak 1 Januari 2026, menggantikan Ju Hun Lee.
Pergantian pucuk pimpinan ini bukan sekadar rotasi jabatan. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi Hyundai untuk memperkuat eksistensinya di pasar otomotif Indonesia yang semakin kompetitif dan dinamis.
Indonesia dipandang sebagai salah satu pasar kunci di kawasan Asia Tenggara. Pertumbuhan industri otomotif yang stabil, ditambah meningkatnya minat terhadap kendaraan ramah lingkungan, membuat Hyundai perlu menyiapkan kepemimpinan dengan visi global dan pengalaman lintas negara.
Kenny Lee pun menyampaikan optimismenya setelah dipercaya memimpin HMID. Dia menilai Indonesia memiliki potensi besar dan peran strategis dalam peta bisnis Hyundai ke depan.
“Saya merasa terhormat bisa memimpin Hyundai Motors Indonesia di momen penting ini. Indonesia adalah pasar yang sangat dinamis dengan peluang besar. Saya menantikan kolaborasi erat bersama tim dan mitra untuk memperkuat posisi Hyundai serta menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan,” ujar Kenny Lee dalam keterangan pers, Selasa (6/1/2026).
Nama Kenny Lee bukan sosok asing di internal Hyundai Motor Company. Dia memiliki pengalaman hampir tiga dekade dan dikenal kuat dalam pengembangan merek, ekspansi pasar internasional, hingga pengelolaan operasi global. Kariernya telah membawanya ke berbagai wilayah strategis, mulai dari Eropa, India, Timur Tengah dan Afrika, hingga Rusia.
Bekal pengalaman lintas kawasan inilah yang dinilai menjadi alasan utama Hyundai menunjuk Kenny Lee untuk memimpin operasional di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Hyundai diharapkan mampu mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan.
Dalam 5 tahun terakhir, Hyundai Motors Indonesia cukup agresif menggarap pasar nasional. Perusahaan ini aktif menghadirkan inovasi produk, memperkuat basis manufaktur lokal, meningkatkan kualitas layanan purnajual, serta membangun ekosistem kendaraan listrik, termasuk infrastruktur pendukungnya.
Penunjukan presiden direktur baru juga bertepatan dengan fase pertumbuhan industri otomotif Indonesia yang relatif stabil. Permintaan kendaraan terus menunjukkan tren positif, seiring berkembangnya infrastruktur dan dukungan terhadap kendaraan rendah emisi.
Ke depan, Hyundai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan produk berstandar global sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional. Melalui kepemimpinan baru di tangan Kenny Lee, HMID optimistis dapat melangkah lebih jauh dan memantapkan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri otomotif Indonesia.

