Panaskan Rally Dakar, Julian Johar Tunggangi Toyota Land Cruiser Legendaris Era 2000-an

Panaskan Rally Dakar, Julian Johar Tunggangi Toyota Land Cruiser Legendaris Era 2000-an

Otomotif | inews | Jum'at, 2 Januari 2026 - 06:15
share

JAKARTA, iNews.id – Pereli Indonesia Julian Johar alias Jeje siap membawa nama Indonesia ke ajang balap paling ekstrem di dunia, Rally Dakar 2026. Ajang bergengsi ini akan digelar di Arab Saudi pada 3–17 Januari 2026. 

Jeje sudah memastikan kendaraan yang akan menemaninya bertarung di lintasan berat gurun pasir. Dia mengandalkan Toyota Land Cruiser 100, SUV yang bukan asing baginya. 

Menurut Jeje, penggunaan mobil tersebut tidak memerlukan banyak adaptasi karena dirinya sudah memiliki pengalaman mengendarainya di berbagai kesempatan.

Meski begitu, Jeje tetap melakukan persiapan matang. Dia menjalani sesi latihan di Maroko, Afrika Utara, beberapa waktu lalu untuk menyesuaikan diri dengan karakter medan dan iklim yang dinilai sangat mirip dengan Arab Saudi, lokasi Rally Dakar 2026.

“Saya sudah dapat beberapa hal saat melakukan sesi latihan di Afrika. Karena secara medan, boleh dikatakan sangat mirip, sementara iklim juga mirip dan boleh dibilang latihan saat itu sangat membantu sekali utk saya bisa mendapatkan gambaran besar dan menjadi kisi-kisi yang bermanfaat untuk di dakar,” ujarnya, dalam keterangan pers Kamis (1/1/2026).

Menariknya, Toyota Land Cruiser 100 yang akan digunakan Jeje bukan mobil biasa. SUV tersebut merupakan unit legendaris yang pernah mengantarkan tim Toyota Jepang meraih gelar juara Rally Dakar pada era awal 2000-an. Setelah beberapa waktu berlalu, mobil ini kemudian dibeli oleh Compagnie Saharienne.

Rally Dakar 2026 menjadi momen pertama bagi Julian Johan menggunakan mobil bersejarah tersebut untuk berlaga di Arab Saudi. Hal ini tentu menambah nilai emosional sekaligus motivasi tersendiri bagi pereli Tanah Air itu.

Dari sisi tampilan, Land Cruiser tersebut tampil mencolok dengan dominasi warna merah putih yang merepresentasikan Indonesia, dipadukan sedikit sentuhan warna hitam. Livery ini disebut Jeje sengaja dibuat sebagai kelanjutan identitas Indonesia yang sebelumnya juga ia tampilkan.

“Warnanya merah putih mewakili Indonesia, dan sedikit warna hitam. Memang mirip dengan livery pada saat pertama AXCR 2023, memang dengan sengaja saya ingin melanjutkan nafas merah putih, atau nafas Indonesia di livery pertana ini sekaligus menjadi statement indo kembali lagi di ajang Rally Dakar ini,” pungkas Julian Johan.

Persiapan matang dan kendaraan legendaris, Julian Johan siap memberikan perlawanan dan mengibarkan Merah Putih di kerasnya Rally Dakar 2026.

Topik Menarik