Jangan Sampai Salah, Simak Susunan Ring Piston yang Benar

Jangan Sampai Salah, Simak Susunan Ring Piston yang Benar

Otomotif | BuddyKu | Kamis, 16 Maret 2023 - 15:10
share

Piston adalah salah satu komponen utama dalam mesin pembakaran dalam. Fungsi utama piston adalah sebagai penggerak dalam mesin dan menjadi tempat bernaungnya gaya tekan dari pembakaran. Piston harus dapat bekerja secara optimal agar mesin dapat berjalan dengan baik. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan piston adalah susunan ring piston yang benar. Susunan ring piston yang benar sangat penting untuk menjaga agar piston dapat bekerja dengan optimal dan tidak mengalami kerusakan yang tidak perlu.

Ring piston sendiri adalah salah satu komponen yang terdiri dari beberapa lapisan pada piston. Ring piston terdiri dari beberapa jenis, seperti oil ring, compression ring, dan wiper ring. Fungsi dari oil ring adalah untuk mengatur jumlah minyak pelumas yang ada di dalam ruang bakar. Compression ring berfungsi untuk memastikan tekanan udara yang dihasilkan pada ruang bakar terjaga dengan baik dan tidak bocor. Sedangkan wiper ring berfungsi untuk membersihkan permukaan piston dari sisa-sisa pembakaran.

Maka, susunan ring piston yang benar sangat penting untuk menjaga agar piston dapat bekerja dengan optimal dan tidak mengalami kerusakan. Susunan ring piston yang benar akan membuat piston lebih tahan lama dan mampu bekerja dengan baik. Berikut ini adalah susunan ring piston yang benar yang dapat diaplikasikan pada mesin pembakaran dalam:

Compression ring pertama

Compression ring pertama dipasang di bagian paling atas dari piston. Compression ring pertama ini berfungsi untuk memastikan tekanan udara di dalam ruang bakar terjaga dengan baik dan tidak bocor.

Compression ring kedua

Compression ring kedua dipasang di bawah compression ring pertama. Fungsi dari compression ring kedua adalah untuk memastikan tekanan udara di dalam ruang bakar terjaga dengan baik dan tidak bocor.

Oil ring

Oil ring dipasang di bawah compression ring kedua. Fungsi dari oil ring adalah untuk mengatur jumlah minyak pelumas yang ada di dalam ruang bakar. Oil ring terdiri dari tiga bagian yaitu, expander ring, scraper ring, dan oil control ring.

Expander ring

Expander ring adalah bagian terluar dari oil ring. Expander ring berfungsi untuk mempertahankan posisi scraper ring dan oil control ring agar tetap pas di dalam lubang ring piston.

Scraper ring

Scraper ring berada di tengah-tengah dari oil ring. Scraper ring berfungsi untuk membersihkan permukaan piston dari sisa-sisa pembakaran.

Oil control ring

Oil control ring adalah bagian terdalam dari oil ring. Oil control ring berfungsi untuk mengatur jumlah minyak pelumas yang ada di dalam ruang bakar. Oil control ring juga berfungsi untuk menjaga agar minyak pelumas tidak masuk ke dalam ruang bakar.

Dalam pemasangan ring piston, pastikan setiap ring piston terpasang dengan posisi yang tepat dan sesuai dengan urutan yang benar. Jangan sampai terbalik atau terbalik posisinya, karena akan mempengaruhi kinerja mesin dan membuat ring piston aus lebih cepat. Selain itu, pastikan juga ketebalan dan keketatannya ring piston sesuai dengan spesifikasi dari produsen mesin atau kendaraan. Hal ini penting untuk memastikan agar ring piston dapat bekerja dengan optimal dan tidak menyebabkan kerusakan pada mesin.

Perlu diketahui bahwa penggunaan ring piston yang tidak sesuai dengan spesifikasi dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Misalnya, jika ring piston terlalu tebal atau terlalu tipis, maka tekanan udara di dalam ruang bakar tidak dapat diatur dengan baik dan dapat menyebabkan kerusakan pada piston atau bahkan mesin secara keseluruhan.

Selain itu, pastikan juga ring piston yang dipilih memiliki kualitas yang baik. Ring piston yang berkualitas buruk dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin. Oleh karena itu, pilihlah ring piston yang terbuat dari bahan berkualitas dan diproduksi oleh produsen terpercaya.