Pengertian Pantun Jenaka, Ciri-Ciri dan Contoh
JAKARTA, celebrities.id - Pengertian pantun jenaka secara umum memiliki tujuan untuk menghibur. Jenis pantun ini sering digunakan di berbagai acara untuk mencairkan suasana agar menjadi semakin riang.
Pantun adalah puisi lama yang menjadi bagian dari kebudayaan asli Indonesia. Pantun jenaka telah dikembangkan oleh anak muda sebagai kata pembuka dan penutup yang bersifat menghibur.
Selain dapat mengundang canda dan tawa dengan kalimat lucu, makna dalam bermain pantun jenaka juga dapat membantu melestarikan budaya Indonesia.
Berikut celebrities.id telah merangkum dalam beberapa sumber pada Jumat (10/3/2023) terkait pengertian pantun jenaka beserta ciri dan contohnya.
Pengertian Pantun Jenaka
Merangkum dari buku Mengenal Lebih Dekat Cerita Rakyat Karya Sri Khairani Lubis (2020, halaman 38), pantun jenaka adalah jenis pantun yang memiliki fungsi dan tujuan untuk menghibur pembaca dan pendengar. Jenis pantun ini masuk dalam jenis puisi lama yang digunakan sebagai sindirian dan juga untuk mencairkan suasana.
Pantun jenaka dibuat dan ditulis dengan tujuan untuk menghibur. Hal ini dikarenakan fungsi humor yang terdapat dalam susunannya berisikan sebuah kalimat-kalimat lucu dan mengundang tawa.
Ciri-Ciri Pantun Jenaka
Pantun jenaka umumnya sama dengan pantun pada umumnya. Hanya isi pesannya saja yang berisi humor. Berikut ciri-ciri pantun jenaka yang bisa kamu kenali.
1. Memiliki bait yang bersajak a-b-a-b
2. Dua baris pertama berupa sampiran dan dua baris terakhir adalah isi
3. Pantun jenaka terdiri dari empat baris
4. Setiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
Contoh Pantun Jenaka
Bagi kamu yang belum mengerti terkait pengertian dan ciri-ciri dari pantun jenaka maka jangan khawatir. Berikut Celeb Hitz akan membeberkan beberapa contoh pantun jenaka.
1. Bini orang disukai Duda
Karena kaya dan punya koleksi balenciaga
Kerja keras bagai kuda
Cape iya kaya juga kaga
2. Tukang bangunan memegang paku
Pakunya terbang terkena angin
Hati siapa tak galau
Melihat gajah makan es lilin.
3. Kalau kamu datang ke rawa
Ada lintah turun ke dalam kali
Kalau monyet sedang tertawa
Mukanya sangat lucu sekali
4. Kalau kamu datang ke rawa
Ada lintah turun ke dalam kali
Kalau monyet sedang tertawa
Mukanya sangat lucu sekali
5. Kalau kamu datang ke rawa
Ada lintah turun ke dalam kali
Kalau monyet sedang tertawa
Mukanya sangat lucu sekali




