Cara Aman Beli Kendaraan Tanpa BPKB, Perhatikan Risikonya!
JAKARTA, celebrities.id - Cara aman beli kendaraan tanpa BPKB sebenarnya cukup praktis namun memiliki risiko yang cukup besar pula.
Perlu diketahui bahwa dengan memutuskan untuk membeli kendaraan bekas tanpa BPKB berarti kamu juga otomatis akan kehilangan bukti sah sebagai pemilik kendaraan tersebut.
Terlebih apabila pemilik sebelumnya beralasan bahwa berkas kepemilikan hilang dan tidak ingin mengurus surat kehilangan berkasnya. Kamu wajib tahu darimana kendaraan tersebut berasal dan seperti apa risiko jika membeli kendaraan tersebut.
Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id, Selasa (12/7/2022) telah merangkum cara aman beli kendaraan tanpa BPKB, sebagai berikut.
Cara Aman Beli Kendaraan Tanpa BPKB
1. Pastikan Kendaraan Bukan Kredit Macet
Langkah awal yang bisa dilakukan jika ingin membeli kendaraan tanpa BPKB adalah dengan mengecek kendaraan tersebut sedang diblokir leasing dan bank atau tidak. Umumnya, pihak leasing atau bank akan memblokir BPKB kendaraan yang kreditnya macet.
Untuk mengecek apakah BPKB sedang diblokir pihak leasing atau bank bisa dilakukan secara online atau mendatangi samsat terdekat dari rumah kamu.
2. Tanyakan pada Orang yang Berpengalaman Jual Beli Kendaraan
Cobalah kamu tanyakan kepada teman atau saudara yang kerap atau pernah melakukan jual beli kendaraan tanpa BPKB agar lebih banyak wawasan yang didapat sebelum memutuskan untuk membeli.
Umumnya, penjual kendaraan jenis ini terkadang menyediakan unit hanya dilengkapi dengan STNK saja tanpa adanya BPKB. Cek juga tempat penyimpanannya, mereka menyimpannya di lain tempat atau di gudang belakang dan tidak diletakkan di showroom.
3. Pastikan Membeli dari Perorangan
Cek juga kepemilikan kendaraan atas milik pribadi, bukan dari makelar atau lebih baik dari relasi orang yang pernah kamu kenal sebelumnya.
4. Membuat Surat Jual Beli Kendaraan
Jangan lupa juga untuk membuat kesepakatan tertulis dengan pernyataan pembelian diatas materai resmi bertanda tangan basah yang ditandatangani kedua belah pihak.
Risiko Membeli Kendaraan Tanpa BPKB
a. Risiko Terkena Pemerasan
Apabila memutuskan untuk membeli kendaraan tanpa BPKB kamu juga perlu memikirkan peluang untuk terkena pemerasan pihak lain sebab membeli kendaraan tidak lengkap dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggungjawab untuk melakukan tindak kriminalitas.
Modus ini kerap terjadi di zaman sekarang dengan kecanggihan teknologi kamu bisa terjerumus dalam pilihan sulit seperti mengembalikan kendaraan atau menerima hukuman tindak pidana.
b. Risiko Tindak Pidana
Apabila kendaraan yang dijual ternyata adalah hasil dari tindak kejahatan, seperti penipuan dan pencurian, secara otomatis kamu juga akan dikenai pasal dan dijadikan tersangka karena dituduh sebagai penadah barang curian.
c. Risiko Ditarik Pihak Leasing
Orang-orang yang terlanjur membeli kendaraan tanpa BPKB berpeluang besar kendaraan tersebut akan sewaktu-waktu diambil oleh leasing. Hal tersebut disebabkan pihak debt collector tidak menyetor cicilan atau bahkan kendaraan dengan kredit macet.
Mereka tentu mengantongi BPKB asli sebagai jaminan dari kreditur atas pembelian secara angsuran. Hal tersebut tidak dapat kamu bantah, meskipun diurus pada pihak kepolisian sekalipun.
d. Risiko Harga Kendaraan Anjlok
Membeli kendaraan tanpa STNK kebanyakan harga yang ditawarkan akan sangat murah.
Kelak, saat kamu ingin menjualnya kembali dan masih tanpa BPKB maka harga jualnya akan turun serendah-rendahnya. Dan tidak akan seperti harga pasaran pada umumnya.

