Veda Ega Kena Penalti di Moto3 Qatar 2026, Start dari Posisi 14 tetapi Tetap Bidik Hasil Besar
LUSAIL, iNews.id - Veda Ega Pratama menghadapi tantangan berat pada balapan Moto3 Qatar 2026 setelah terkena penalti yang membuatnya harus memulai lomba dari posisi ke-14. Meski demikian, pembalap Honda Team Asia itu tetap optimistis mampu memperjuangkan hasil terbaik.
Veda sebenarnya menunjukkan performa menjanjikan dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Lusail. Pembalap asal Indonesia tersebut berhasil mengamankan posisi kedelapan dengan catatan waktu terbaik 2 menit 3,238 detik.
Hasil itu menjadi modal positif bagi Veda untuk menghadapi balapan. Namun, hukuman penalti membuat posisi start-nya mundur enam tingkat dari hasil kualifikasi yang diraih.
Veda mengaku cukup puas dengan penampilannya dalam sesi kualifikasi. Dia menilai masih ada beberapa bagian yang belum berjalan sesuai rencana, terutama ketika memasuki sektor terakhir lintasan.
"Sesi kualifikasi tidak terlalu buruk. Saya merasa cukup baik, meski pada sektor terakhir harus menyalip beberapa pembalap. Kemudian, pembalap lain menyalip saya di tikungan terakhir," kata Veda dalam keterangannya.
Situasi di sektor terakhir membuat Veda gagal memperbaiki catatan waktunya. Dia menilai peluang untuk mencatatkan putaran lebih cepat sebenarnya terbuka, tetapi kondisi lintasan pada bagian akhir tidak mendukung.
"Sayangnya, sektor terakhir tidak berjalan sempurna sehingga saya tidak bisa memperbaiki waktu putaran," tambahnya.
Veda Ega Tetap Percaya Diri Meski Start dari Posisi 14
Terlepas dari hasil kualifikasi dan penalti, Veda melihat perkembangan positif sepanjang rangkaian sesi Moto3 Qatar 2026. Penyesuaian terhadap motor Honda Team Asia juga dinilai berjalan sesuai harapan.
Pembalap muda Indonesia itu menyebut perubahan pengaturan motor memberikan perkembangan yang cukup baik dari satu sesi ke sesi berikutnya. Hal tersebut menjadi tambahan kepercayaan diri menjelang balapan.
"Dari sesi ke sesi, saya pikir kami terus berkembang dan pengaturan motor juga bergerak ke arah positif. Itu memberikan kepercayaan diri yang baik untuk besok," ucap Veda.
Meski begitu, Veda menyadari posisi start ke-14 bukan situasi ideal. Dia harus bekerja lebih keras untuk menyalip para rival dan mendekati rombongan pembalap terdepan sejak awal lomba.
Start dari barisan tengah juga membuat Veda perlu menjaga konsentrasi agar tidak kehilangan banyak posisi pada lap-lap awal. Peluang memperbaiki hasil tetap terbuka, tetapi dia harus memaksimalkan performa motor dan strategi balapan.
"Balapan akan menjadi tantangan baru, terutama karena harus start dari posisi ke-14 akibat penalti. Namun, saya siap memberikan yang terbaik dan berjuang sekeras mungkin. Kita lihat apa yang bisa kami capai," kata Veda.
Dengan modal posisi kedelapan dalam kualifikasi dan perkembangan pengaturan motor yang positif, Veda tetap memiliki alasan untuk percaya diri. Kini, tantangan terbesarnya adalah mengubah situasi start dari posisi ke-14 menjadi peluang meraih hasil maksimal di Moto3 Qatar 2026.









