Amri/Nita dan Dejan/Felisha Ditargetkan ke Olimpiade LA 2028, Tapi Ada Syarat Berat!

Amri/Nita dan Dejan/Felisha Ditargetkan ke Olimpiade LA 2028, Tapi Ada Syarat Berat!

Olahraga | inews | Minggu, 8 November 2026 - 11:00
share

JAKARTA, iNews.id - Dua pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, masuk proyeksi pelatih Nova Widianto untuk mengejar tiket Olimpiade Los Angeles 2028. Namun, peluang Dejan/Felisha masih bergantung pada hasil pertandingan dalam beberapa turnamen berikutnya.

Nova mengungkapkan kedua pasangan tersebut menjadi kandidat yang dipertimbangkan untuk masuk program Road to Olympic. Posisi peringkat dunia menjadi salah satu alasan utama di balik pemilihan mereka.

"Kemungkinan ya dua pasang ini (Amri/Nita dan Dejan/Felisha) yang kita masukkan ke Road to Olympic. Kita berharap dua pasang ini karena yang dari kemarin kan rankingnya yang paling dekat ini," ungkap Nova saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Minggu (8/11/2026).

Dari sisi peringkat, Amri/Nita berada dalam posisi lebih menguntungkan. Mereka saat ini menempati urutan kesembilan dunia dan menunjukkan perkembangan positif dalam sejumlah turnamen besar.

Pasangan tersebut juga sudah mengoleksi prestasi penting sepanjang 2026. Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 serta medali perunggu BWF World Championships 2026.

Capaian itu membuat Amri/Nita menjadi salah satu pasangan yang paling diperhitungkan dalam persaingan ganda campuran Indonesia menuju Olimpiade 2028. Konsistensi mereka akan menjadi modal penting untuk menjaga posisi dalam peringkat dunia.

Berbeda dengan Amri/Nita, Dejan/Felisha masih harus melewati pembuktian. Pasangan yang baru dipasangkan sejak bulan lalu itu belum menunjukkan hasil maksimal dalam tiga turnamen yang sudah mereka ikuti.

Nova bahkan memberikan catatan khusus kepada Dejan/Felisha. Peluang mereka untuk tampil di turnamen besar berikutnya akan sangat ditentukan oleh performa dalam lima pertandingan mendatang.

Dejan/Felisha Dituntut Segera Bangkit

"Tapi Dejan/Felisha ya tergantung dari lima pertandingan ini. Kalau hasilnya bagus, dia masih bisa ikut di turnamen besar. Tapi kalau enggak bagus hasilnya, ya mereka mungkin merangkak dari mungkin 100–300 dulu," tambah Nova.

Catatan Dejan/Felisha di rangkaian turnamen Eropa memang belum memuaskan. Dari tiga kompetisi yang dijalani, pencapaian terbaik mereka hanya mencapai babak 16 besar Hylo Open 2026 level Super 500.

Sementara itu, langkah Dejan/Felisha di Denmark Open 2026 Super 750 dan French Open 2026 Super 750 terhenti pada babak pertama. Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pasangan baru itu untuk memperbaiki penampilan.

Meski demikian, Nova belum kehilangan keyakinan terhadap kemampuan keduanya. Dia menilai Dejan dan Felisha memiliki kualitas individu yang bisa diandalkan, tetapi masih perlu menyatukan pola permainan agar bisa tampil lebih konsisten.

"Ya kalau secara skill ya mereka mungkin yang paling kita harapkan, di samping Amri/Nita ya sementara ini (ada Dejan/Felisha). Saya ngomong dengan pemain, saya masih yakin dengan dengan kalian berdua. Jadi kalian juga harus yakin juga bahwa kalian sebenarnya bisa," sambung Nova.

Nova juga menyoroti persoalan kepercayaan diri Dejan/Felisha ketika menjalani pertandingan. Menurut dia, keraguan sempat terlihat dalam penampilan mereka setelah cukup lama tidak mengikuti turnamen bersama.

"Kalau dari awal kemarin banyak di ragu-ragu mereka (Dejan/Felisha). Karena mungkin lama enggak turnamen, mungkin Felis itu juga mau menunjukkan, "Oh, saya bisa nih." Jadi kadang-kadang malah saya lihat di Denmark itu terutama ya main enggak maksimal gitu, Dejan pun sama," lanjutnya.

Performa Dejan/Felisha kemudian mulai menunjukkan perbaikan saat tampil di French Open 2026. Nova melihat permainan mereka sudah lebih normal, meski belum cukup untuk mengatasi lawan yang dihadapi.

"Tapi di French mereka main sudah mulai normal, tapi karena lawannya juga bagus dan mereka di gim ketiga sempat kehilangan fokus saja itu. Di Hylo mereka udah jauh lebih baik, tapi ketemu teman sendiri kan dan itu pun juga secara poin mereka sempat leading terus tuh, tapi dikejar," tutup Nova.

Dengan proyeksi tersebut, Amri/Nita dan Dejan/Felisha memiliki peluang untuk menjadi andalan Indonesia dalam perjalanan menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Namun, posisi Dejan/Felisha belum sepenuhnya aman karena mereka masih harus membuktikan kemampuan melalui hasil pertandingan dan peningkatan konsistensi.

Topik Menarik