Atlet Berkuda Indonesia Sumbang Emas untuk Tim Asia di Olimpiade Remaja 2026
DAKAR, iNews.id – Atlet berkuda Indonesia, Nusrtdinov Zayan Fatih, berhasil menyumbangkan medali emas untuk Tim Asia dalam nomor Continental Team Federasi Equestrian Internasional (FEI) pada Olimpiade Remaja atau Youth Olympic Games Dakar 2026, Kamis (5/11/2026). Menariknya, atlet yang akrab disapa Dinov itu memilih tidak larut dalam euforia karena masih harus menghadapi final nomor individu.
Dinov menjadi bagian penting dalam keberhasilan Tim Asia mengungguli lima tim kontinental lainnya. Prestasi tersebut diraih melalui nomor beregu campuran yang penilaiannya diambil dari hasil dua babak kualifikasi Individual Jumping.
Meski sukses mempersembahkan emas, Dinov tidak ingin cepat berpuas diri. Dia menyadari masih ada pertandingan penting yang harus dijalani sehingga fokus dan kondisi fisik menjadi prioritas utama.
"Senang sekali dan cuma bisa bersyukur. Namun, besok masih ada satu pertandingan lagi, jadi saya akan tetap berusaha fokus. Saya hanya ingin menjaga kondisi fisik untuk final dan bertanding semaksimal mungkin. Karena kemenangan itu datang dari Tuhan,” ujar Dinov dalam keterangannya.
Keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras selama menjalani latihan dan pertandingan. Dinov kini memiliki kesempatan melanjutkan pencapaiannya pada nomor Individual Jumping setelah memastikan tempat di babak final.
Perjuangan Dinov Bawa Tim Asia Raih Emas Olimpiade Remaja 2026
Dalam kompetisi yang berlangsung di Equestrian Centre, Diamniadio, Senegal, Dinov tergabung bersama tiga atlet dari negara Asia lainnya. Mereka adalah Sresht Raju Mantena dari India, Alya Adnan Awadh Almheiri dari Uni Emirat Arab, dan Ruirui Sun dari China.
Keempat atlet tersebut berhasil mengantarkan Tim Asia meraih hasil terbaik dalam klasifikasi beregu FEI. Penentuan pemenang didasarkan pada akumulasi hasil yang diperoleh para anggota tim sepanjang dua babak kualifikasi individu.
Pada kualifikasi A yang berlangsung 3 November 2026, Dinov mencatatkan waktu 87,12 detik dengan delapan poin penalti. Hasil tersebut menempatkan atlet Indonesia itu di peringkat ke-10.
Marc Marquez Diserbu Fans Setibanya di Lombok, Sambutan jelang MotoGP Mandalika 2026 Bikin Terharu
Dinov kemudian memperbaiki catatan waktunya pada babak kualifikasi kedua menjadi 72,60 detik. Dalam penampilan tersebut, dia mendapatkan empat poin penalti.
Akumulasi dari dua babak kualifikasi membuat Dinov mengoleksi 12 poin penalti dan menempati urutan ke-11 klasemen gabungan individu. Hasil itu sekaligus memastikan langkahnya menuju final Individual Jumping.
Kontribusi Dinov bersama tiga rekannya menjadi penentu keberhasilan Tim Asia menempati posisi teratas klasifikasi beregu. Medali emas pun berhasil diamankan dalam persaingan melawan lima tim regional lainnya.
Nomor Continental Team diikuti 24 atlet dari enam tim regional, yakni Afrika, Eropa, Inter-Amerika, Amerika Selatan, Asia, dan Intercontinental. Masing-masing tim diperkuat empat atlet yang juga tampil pada nomor individu.
Tim Indonesia Bangga, Dinov Diharapkan Tembus Olimpiade Senior
Keberhasilan Dinov mendapat apresiasi dari Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Youth Olympic Games Dakar 2026, Ita Yuliati. Dia menilai kontribusi atlet muda tersebut menjadi pencapaian membanggakan sekaligus pengalaman penting untuk perkembangan kariernya.
“Alhamdulillah, kami bangga dengan kontribusi Dinov untuk Tim Asia. Ini menjadi pengalaman yang berharga sekaligus menambah kepercayaan dirinya menjelang final individu," ujar Ita.
Ita berharap raihan emas tersebut bisa menjadi motivasi bagi Dinov untuk terus meningkatkan kemampuannya. Terlebih, dia masih memiliki kesempatan mencatatkan prestasi pada nomor Individual Jumping.
"Kami berharap Dinov bisa menjaga fokus, tampil maksimal, dan menjadikan pengalaman di Dakar sebagai bekal untuk terus berkembang hingga ke panggung Olimpiade senior,” sambung Ita.
Berdasarkan hasil resmi pertandingan, Dinov dijadwalkan tampil pada final Individual Jumping, Jumat (6/11/2026). Dia akan melanjutkan perjuangan setelah mencatatkan hasil yang mengantarkan Tim Asia meraih medali emas.
Pencapaian di Dakar menjadi modal berharga bagi Dinov untuk menapaki persaingan berkuda internasional. Kini, setelah berkontribusi dalam keberhasilan Tim Asia, atlet muda Indonesia itu bertekad memberikan penampilan terbaik pada nomor individu.









